Lebaran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Kemenag Akhirnya Umumkan Jadwal Sidang Isbat!

- Editor

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan pelaksanaan Sidang Isbat untuk menetapkan awal bulan Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri pada Kamis, 19 Maret 2026. Pertemuan ini akan menjadi dasar resmi bagi pemerintah dalam menentukan jatuhnya Lebaran 2026.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Abu Rokhmad, mengatakan, penetapan ini merupakan bagian dari pelayanan keagamaan bagi masyarakat untuk mendapatkan kepastian mengenai waktu pelaksanaan ibadah Idul Fitri. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang akan dilaksanakan secara luring (tatap muka) di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta. Proses penetapan 1 Syawal akan tetap menggunakan metode gabungan, yakni hisab (perhitungan astronomis) dan rukyatul hilal (konfirmasi pemantauan hilal di lapangan).

Kemenag dijadwalkan akan menyebar sejumlah tim pemantau hilal di berbagai titik strategis di seluruh provinsi di Indonesia.

​Rangkaian Sidang Isbat tersebut terdiri dari tiga tahap utama:

1. Pemaparan Posisi Hilal, dilakukan oleh Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag berdasarkan data astronomis.

2. Sidang Isbat Tertutup, pengambilan keputusan berdasarkan data hisab dan laporan hasil rukyatul hilal dari lapangan.

3. Konferensi Pers, pengumuman resmi hasil sidang kepada masyarakat melalui media massa.

Sidang Isbat ini rencananya akan dihadiri oleh perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Komisi VIII DPR RI, serta duta besar negara-negara sahabat.

Melalui koordinasi ini, pemerintah berharap seluruh umat Islam di Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kok Bisa Inflasi Lampung Jadi yang Terendah se-Sumatera? Ini Jurus Rahasia Pemprov!
Dana Hibah Pemprov Lampung ke Kejati Capai Rp35 Miliar, Iswan: Utamakan Kepentingan Rakyat!
Gedor Kinerja Birokrasi, Gubernur Gembleng Seluruh Sekda se-Lampung di Retret Khusus!
Beredar Dokumen Anggaran Koperasi Desa Merah Putih Rp212 Triliun, Harga Barang Dinilai Fantastis!
BGN Usut Dugaan Pelanggaran di 5.355 SPPG, Hasil Temuan Kejagung!
KUR di Bawah Rp100 Juta Wajib Tanpa Agunan, Diminta Jaminan? Laporkan Kesini!
Pelatihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Telan Anggaran Rp1,064 Triliun!
Anggaran Dipangkas, Nasib PPPK dan Honorer Lampung Gimana? Ini Kata Gubernur Mirza
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Kok Bisa Inflasi Lampung Jadi yang Terendah se-Sumatera? Ini Jurus Rahasia Pemprov!

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Dana Hibah Pemprov Lampung ke Kejati Capai Rp35 Miliar, Iswan: Utamakan Kepentingan Rakyat!

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Gedor Kinerja Birokrasi, Gubernur Gembleng Seluruh Sekda se-Lampung di Retret Khusus!

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Beredar Dokumen Anggaran Koperasi Desa Merah Putih Rp212 Triliun, Harga Barang Dinilai Fantastis!

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:04 WIB

BGN Usut Dugaan Pelanggaran di 5.355 SPPG, Hasil Temuan Kejagung!

Berita Terbaru