Caption : ist
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Warga Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, menggelar aksi protes unik dengan menyulap jalan rusak parah menjadi objek wisata dadakan yang dinamakan “Telaga Sewu”.
Aksi ini merupakan bentuk sindiran sekaligus kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur atas infrastruktur jalan yang terbengkalai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan video yang beredar, sejumlah anak-anak tampak bermain di genangan air yang mengisi lubang-lubang besar di tengah jalan. Di lokasi tersebut, warga juga memasang papan pengumuman bertuliskan “Grand Opening Telaga Sewu Purbolinggo Lampung Timur”.
Salah satu warga setempat, Yanto, menyatakan, jika aksi ini dipicu oleh rasa frustrasi masyarakat karena wilayah mereka merasa tidak tersentuh pembangunan dalam waktu yang lama.
Ruas jalan yang menghubungkan Purbolinggo hingga Bumi Jawa dilaporkan dipenuhi lubang, warga memperkirakan hanya 15 persen jalan yang masih dalam kondisi layak.
Kerusakan ini dikhawatirkan akan memutus akses transportasi utama menuju Kota Metro dan Sukadana jika tidak segera ditangani, warga merasa kecewa karena tetap taat membayar pajak, namun tidak mendapatkan fasilitas infrastruktur yang memadai.
Menurut Dewi, warga lainnya, berbagai upaya pengaduan secara formal telah dilakukan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan. Masyarakat berharap dengan memviralkan kondisi jalan tersebut melalui aksi sindiran ini, pemerintah segera mengambil langkah nyata.
“Mengadu sudah, sekarang kayaknya harus diviralkan dulu baru kelihatan kerja,” tegas Rosi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengenai rencana perbaikan ruas jalan tersebut. (*)






