Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus berupaya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui keberlanjutan program pinjaman modal tanpa bunga.
Kebijakan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendorong pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyatakan bahwa program subsidi bunga pinjaman ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM tanpa terbebani oleh kewajiban bunga bank.
Dalam skema ini, bunga pinjaman sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kota melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
”Kami ingin sektor UMKM di Bandar Lampung terus tumbuh dan naik kelas. Dengan pinjaman modal tanpa bunga ini, pelaku usaha diharapkan dapat mengembangkan kapasitas produksinya tanpa harus khawatir dengan beban bunga,” ujar Eva Dwiana dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Untuk menjalankan program ini, Pemkot Bandar Lampung menjalin kerja sama dengan perbankan daerah sebagai penyalur kredit. Para pelaku UMKM yang memenuhi syarat administratif dapat mengajukan pinjaman dengan plafon tertentu yang telah ditetapkan untuk menunjang kebutuhan modal kerja maupun investasi peralatan.
Wali Kota juga menginstruksikan Dinas Koperasi dan UMKM untuk proaktif melakukan pendampingan kepada para penerima manfaat.
Selain bantuan permodalan, Pemkot juga berkomitmen membantu dalam hal pemasaran produk melalui penyediaan ruang promosi dan pelatihan digital marketing.
Melalui penguatan sektor UMKM, Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis dapat membuka lebih banyak lapangan kerja serta memperkuat struktur ekonomi kerakyatan di Kota Tapis Berseri secara berkelanjutan. (*)






