Caption : ist
Hariannarasi.com, Lampung Timur – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, pada Kamis (5/2).
Kunjungan ini bertujuan untuk menindaklanjuti arahan langsung Presiden Prabowo Subianto terkait viralnya video siswa sekolah yang harus menyeberangi sungai menggunakan rakit (getek) akibat ketiadaan jembatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Dody menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen hadir secara komprehensif untuk menyelesaikan masalah infrastruktur yang menghambat aktivitas masyarakat.
”Saya ke sini sesuai arahan Pak Presiden melalui Pak Seskab. Pak Presiden menaruh atensi besar karena banyak masyarakat mengeluh. Karena video ini viral dan Pak Presiden tahu, maka pemerintah harus hadir,” ujar Dody, Kamis (5/2).
Masalah Jembatan Mangkrak dan Kendala Hukum
Berdasarkan tinjauan di lapangan, Dody mengungkapkan bahwa proyek jembatan di lokasi tersebut telah terbengkalai selama kurang lebih 8 hingga 10 tahun. Ia menyebut adanya kendala hukum yang menyebabkan pembangunan tersebut tidak kunjung usai.
Selain masalah struktur bangunan, Menteri PU juga mengidentifikasi adanya persoalan pada aliran sungai di wilayah tersebut yang harus segera ditangani secara bersamaan.
”Mangkraknya saya juga baru tahu ada masalah hukum rupanya. Saya pikir hanya masalah jembatan, ternyata ada masalah juga di sungainya. Jadi, ya mesti saya bereskan juga semuanya,” jelasnya.
Merespons kondisi tersebut, Dody langsung menginstruksikan jajaran kementeriannya untuk bergerak cepat. Ia menargetkan perancangan dan pembangunan jembatan permanen agar masyarakat, khususnya para pelajar, tidak lagi harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai.
“Tugas saya sebagai pembantu beliau adalah memastikan rakyat tidak kesusahan. Saya minta jajaran segera bertindak cepat mengatasi ini dengan membangun jembatan permanen,” pungkas Dody. (*)






