Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan terhadap pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di daerah. Rapat ini dilaksanakan di ruang rapat komisi pada Senin (2/2/2026).
Ketua Komisi IV DPRD Lampung menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menjaga kondisi jalan, terutama di wilayah yang menjadi jalur distribusi logistik perusahaan. Hal ini dilakukan guna memastikan aktivitas usaha tidak memberikan dampak negatif yang merugikan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami ingin memastikan bahwa perusahaan-perusahaan di Lampung memiliki kepedulian nyata melalui program CSR, khususnya dalam membantu pemeliharaan infrastruktur jalan yang sering mereka lalui,” ujar pimpinan rapat.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menyoroti sejumlah titik kerusakan jalan di beberapa kabupaten yang diduga akibat kendaraan perusahaan bermuatan berlebih (over dimension over loading).
Anggota dewan meminta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung untuk memperketat pengawasan dan mendata perusahaan yang belum maksimal memberikan kontribusi pembangunan.
Selain masalah infrastruktur jalan, RDP ini juga membahas sinkronisasi program lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat lokal agar selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Lampung.
Komisi IV menegaskan akan terus mengawal komitmen perusahaan dalam menyalurkan CSR secara transparan dan tepat sasaran. Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan regulasi atau kebijakan teknis terkait pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan yang lebih efektif di masa mendatang. (*)






