Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tanggamus terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung bulan November 2026 mendatang.
Hal ini dilakukan melalui pelaksanaan Desk Cabang Olahraga (Cabor) di Gelanggang Olahraga (GOR) Tanggamus, yang kini telah memasuki hari keempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kegiatan ini, sejumlah pengurus cabor secara bergantian memaparkan program kerja, target medali, hingga kendala lapangan kepada Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Tanggamus. Pada hari keempat, evaluasi difokuskan pada tiga cabor, yakni Sepak Takraw (PSTI), Bola Basket (Perbasi), dan Karate (Forki).
Ketua Harian PSTI Tanggamus, Simon BK, mewakili Ketua Umum Hj. Rika Widiyanti, memastikan kesiapan 12 atletnya untuk bertanding di lima kelas putra dan putri. PSTI menargetkan perolehan empat medali, yakni dua emas dan dua perak.
”Target ini sama dengan raihan Porprov 2022 lalu. Untuk persiapan, atlet sepak takraw kami saat ini rutin berlatih setiap Senin hingga Sabtu di Gedung Resi Gudang Pekon Tekad, Kecamatan Pulaupanggung. Kami optimistis bisa mempertahankan medali,” ujar Simon.
Sementara itu, Ketua Perbasi Tanggamus, Jaka Saputra, menyatakan akan menurunkan atlet di kategori 5×5 putra dan 3×3 putra-putri dengan target medali perak. Namun, ia turut melaporkan keluhan terkait sarana prasarana latihan. “Kendalanya sementara ini adalah kondisi ring basket di GOR yang bengkok,” ungkap Jaka.
Dari cabor bela diri, Ketua Forki Tanggamus, Jasril, menegaskan bahwa para atlet karate pada dasarnya siap bertanding.
Namun, penyusunan program kerja dan proposal masih tertunda karena kendala administratif. Jasril menyebutkan pihaknya masih menunggu arahan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Lampung karena Surat Keputusan (SK) Caretaker miliknya habis masa berlakunya pada bulan Mei ini.
Menanggapi berbagai laporan tersebut, Ketua Binpres KONI Tanggamus, Bayu Mahardika, menjelaskan bahwa Desk Cabor merupakan mekanisme khusus untuk menampung keluhan, saran, serta mengevaluasi kesiapan masing-masing cabor secara komprehensif.
“Tujuan utama dari desk cabor ini adalah agar permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan lebih cepat dan tidak menghambat prestasi atlet. Kami ingin memastikan kesiapan administrasi dan operasional cabor berjalan maksimal menuju Porprov,” pungkas Bayu. (*)






