Baru Dilantik, Inspektur Tanggamus Janji Perketat Pengawasan Birokrasi dan Dana Desa Berlapis!

- Editor

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Inspektur Daerah Kabupaten Tanggamus, Suhendar Zuber, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam 100 hari pertama masa kerjanya. 

Langkah ini diambil guna memastikan efisiensi anggaran dan optimalisasi pelayanan publik di tengah besarnya struktur birokrasi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada media, Suhendar menyatakan, bahwa pihaknya akan segera melakukan konsolidasi internal dan menyelaraskan langkah dengan program kerja Bupati Tanggamus.

Ia menekankan, pengawasan terhadap ribuan aparatur sipil negara (ASN) tidak dapat dilakukan secara manual semata, melainkan harus diperkuat melalui sistem pengawasan yang efektif.

“Birokrasi ini begitu besar, maka sistem harus bergerak. Pengawasan akan kami tingkatkan karena Inspektorat adalah benteng pertahanan terakhir bagi ASN,” ujar Suhendar, seusai pelantikan dirinya di ruang Rupatama Sekretariat Daerah (Setda) Tanggamus, Senin (26/1).

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah pengelolaan Dana Desa di tingkat pekon (desa). Suhendar, yang pernah menjabat sebagai Camat Gisting pada tahun 2006, menyoroti pentingnya disiplin administrasi di tingkat desa.

Menurutnya, banyaknya laporan terkait pelanggaran pengelolaan dana desa sering kali disebabkan oleh ketidaksiapan perangkat desa dalam mengelola anggaran yang besar.

“Sebagai langkah terobosan, Inspektorat Tanggamus akan mengedepankan tindakan preventif berupa edukasi dan bimbingan teknis terkait penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) kepada perangkat pekon,” ungkapnya ke rekan media.

Hal ini bertujuan agar penggunaan uang negara dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

Terkait penegakan hukum, Suhendar menyatakan akan tetap menjalin komunikasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH). Namun, ia menekankan bahwa sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Pihaknya akan memprioritaskan penyelesaian secara internal terlebih dahulu sebelum melibatkan lembaga pengawas eksternal seperti BPK atau APH.

“Kami akan mengoptimalkan lima Inspektur Pembantu (Irban) yang ada untuk memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

Diketahui, nama-nama pejabat yang dilantik tersebut antara lain, Drs. Firdaus Tarunajaya, M.M Kadis Damkarmat, dr. Herry Novrizal, M.M sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Drs. Suhendar Zuber, M.Si sebagai Inspektur Daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tega! Pelajar Temukan Jasad Bayi Tersangkut di Tumpukan Sampah Sawah Brebes
Polisi Ciduk Pelaku Pungli Viral di Gunung Sugih, Satu Rekannya Buron!
Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pria Ini Terjaring Razia Kos di Pringsewu, Terancam 12 Tahun Bui!
Paripurna Gagal! 24 Anggota DPRD Tanggamus Malah ‘Hilang’ Saat Bahas Anggaran, Rakyat Jadi Korban Masalah Internal?
Sukses Jadi Paskibraka di Istana, Siswi SMAN 1 Natar Kini Bidik Akpol!
23 Hari, 26 Kebakaran! Kebiasaan Bakar Sampah Jadi Biang Kerok di Bandar Lampung
Way Kambas Membara! Kemenhut dan Polisi Buru Aktor Pembakar 673 Hektare Lahan
Keluarga Panik Lapor Polisi hingga Viral, Gadis Kota Agung yang Hilang 3 Hari Ternyata di Rumah Sang Pacar!
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Tega! Pelajar Temukan Jasad Bayi Tersangkut di Tumpukan Sampah Sawah Brebes

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Pungli Viral di Gunung Sugih, Satu Rekannya Buron!

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Bawa Kabur Anak di Bawah Umur, Pria Ini Terjaring Razia Kos di Pringsewu, Terancam 12 Tahun Bui!

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Sukses Jadi Paskibraka di Istana, Siswi SMAN 1 Natar Kini Bidik Akpol!

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:33 WIB

23 Hari, 26 Kebakaran! Kebiasaan Bakar Sampah Jadi Biang Kerok di Bandar Lampung

Berita Terbaru