Kedamaian di Malam Natal: Ini Pesan dan Kesan Gubernur Lampung

- Editor

Kamis, 25 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dibawah temaram lampu kota dan suasana khidmat malam kelahiran (Misa Natal), Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wali Kota Eva Dwiana memilih turun langsung ke lapangan, rabu (24/12) malam. 

Keduanya memimpin jajaran Forkopimda menyisiri sejumlah gereja, memastikan bahwa umat Kristiani di Bandar Lampung dapat merayakan Misa Malam Natal dengan rasa aman yang paripurna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Salah satu titik fokus kunjungan adalah Gereja Katedral Kristus Raja Tanjung Karang. Di sana, kehadiran rombongan bukan sekadar urusan protokoler keamanan, melainkan sebuah simbol kehadiran negara dalam menjaga keberagaman.

Bagi Gubernur yang akrab disapa Kyai Mirza ini, toleransi di Lampung bukanlah barang baru, melainkan warisan yang harus dijaga dengan hati-hati. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa harmoni adalah bahan bakar utama mesin pembangunan daerah.

“Selama puluhan tahun kita telah membuktikan bahwa hidup berdampingan dengan damai adalah jati diri kita,” ujar Gubernur Mirza.

Ia meyakini bahwa mustahil bagi Provinsi Lampung untuk mengejar ketertinggalan dan membangun kesejahteraan tanpa fondasi kedamaian yang kokoh.

Lebih lanjut, Gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap institusi gereja. Baginya, kontribusi gereja di Lampung telah melampaui sekat-sekat dalam agama, menyentuh aspek sosial dan pendidikan yang manfaatnya dirasakan oleh seluruh warga tanpa memandang identitas.

Natal: Merangkul yang Rentan
Caption : ist

Di sisi lain, pesan mendalam datang dari pimpinan umat Katolik, Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo. Natal tahun ini tidak hanya soal sukacita, tetapi juga tentang refleksi melalui tema “Cinta Kehidupan dan Lingkungan Hidup.”

​Uskup Vinsensius menekankan bahwa persaudaraan sejati diuji dari sejauh mana masyarakat peduli pada mereka yang terpinggirkan.

“Tahun ini kami memberikan perhatian khusus kepada kaum difabel dan saudara-saudara kita ODGJ. Inilah panggilan iman yang nyata, merangkul mereka yang selama ini tidak terjangkau,” ungkap Sang Uskup dengan nada tenang namun tegas.

Peninjauan malam itu ditutup dengan harapan kolektif, yakni agar semangat Natal tidak berhenti di balik altar, tetapi terus mengalir menjadi kerja sama nyata antara umat beragama dan pemerintah. Sebuah komitmen bersama untuk menjaga Lampung tetap menjadi rumah yang teduh bagi semua. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Berzina, Seorang Guru ASN di SMAN 2 Kotaagung Dilaporkan ke Polda
Diduga Selingkuh, Oknum Kepala SPPG di Tanggamus Digerebek Istri Sah
Polres Tulang Bawang Usut Dugaan Perundungan Siswa SMP yang Berujung Patah Tangan
Dari Selisih Dana Miliaran hingga Obat Kedaluwarsa, Ini Hasil Temuan Audit RSUD Batin Mangunang
Viral Video Ibu Melahirkan di Mobil akibat Jalan Rusak di Way Kanan, Gubernur Lampung Minta Maaf
Cabuli Anak Tiri hingga Enam Kali, Pria di Mesuji Terancam 12 Tahun Penjara
Curi iPhone Milik Teman untuk Hadiah Pacar, Pemuda di Pringsewu Ditangkap Polisi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:26 WIB

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:03 WIB

Diduga Berzina, Seorang Guru ASN di SMAN 2 Kotaagung Dilaporkan ke Polda

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selingkuh, Oknum Kepala SPPG di Tanggamus Digerebek Istri Sah

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:39 WIB

Dari Selisih Dana Miliaran hingga Obat Kedaluwarsa, Ini Hasil Temuan Audit RSUD Batin Mangunang

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:56 WIB

Viral Video Ibu Melahirkan di Mobil akibat Jalan Rusak di Way Kanan, Gubernur Lampung Minta Maaf

Berita Terbaru

DAERAH

Kamis, 30 Jul 2026 - 00:26 WIB