Tragedi Sumatra: Korban Jiwa Tembus 921 Orang & 392 Hilang, Aceh Tanggung Beban Terberat

- Editor

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Rapat dan Arahan Presiden Prabowo terkait penanggulangan bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. (Dok. YT Setneg)

Hariannarasi.com, Aceh – Bencana hidrometeorologi yang menghantam pesisir barat dan dataran tinggi Sumatra mencatatkan rekor kelam, hingga Minggu (7/12). 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi telah merenggut total 921 nyawa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka tersebut merupakan akumulasi dampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain korban meninggal, data BNPB mencatat 392 orang masih dinyatakan hilang dan operasi pencarian terus dilakukan di tengah medan yang sulit.

Sementara itu, gelombang pengungsian mencapai angka yang masif, dengan 975.079 warga terpaksa meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.

​Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam laporan langsungnya kepada Presiden Prabowo Subianto di Banda Aceh, menegaskan bahwa Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan dampak kerusakan dan korban jiwa paling signifikan.

​”Untuk Aceh sendiri, yang meninggal dunia tercatat 366 orang, hilang 97 orang, dan warga yang mengungsi mencapai 914.202 orang,” lapor Suharyanto, Minggu (7/12). Angka pengungsi yang nyaris menyentuh satu juta jiwa ini mengindikasikan lumpuhnya aktivitas sosial-ekonomi di wilayah tersebut secara luas.

​Suharyanto memaparkan bahwa fokus penanganan darurat kini tertuju pada Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Kedua wilayah ini dikategorikan dalam kondisi “paling berat” akibat kombinasi kerusakan infrastruktur yang masif dan akses yang terputus total, mengisolasi ratusan gampong (desa) dari jangkauan luar.

​”Daerah yang masih cukup berat ada dua kabupaten, Bener Meriah dan Aceh Tengah, karena gampong atau kelurahan yang terdampak itu masih ratusan,” jelas Jenderal bintang tiga tersebut.

Akses Logistik Mulai Tembus

​Di tengah situasi krisis, secercah perbaikan mulai terlihat di Kabupaten Aceh Tamiang. Akses darat yang sebelumnya lumpuh total kini perlahan mulai dapat dilalui kendaraan. Terbukanya jalur ini menjadi nadi vital bagi distribusi bantuan logistik yang selama ini tertahan.

​”Untuk Aceh Tamiang yang kemarin belum bisa masuk, sekarang sudah relatif bisa masuk bantuan dari darat. Meskipun jumlah gampong yang terdampak masih 216 gampong,” ungkap Suharyanto.

​Secara keseluruhan, dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak di Provinsi Aceh, BNPB menyatakan 15 wilayah sudah mulai pulih. Namun, tantangan komunikasi masih menjadi hambatan utama di wilayah pegunungan dan pedalaman.

Suharyanto menyebutkan lima kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang, saat ini mengandalkan teknologi satelit Starlink untuk memulihkan jaringan komunikasi yang terputus.

Pemerintah memastikan upaya pemulihan akan terus digenjot secara bertahap, memprioritaskan pembukaan isolasi wilayah dan pemulihan jaringan komunikasi agar masyarakat dapat kembali terhubung dan situasi berangsur normal. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Apa? Seluruh Ketua DPRD se-Indonesia Tiba-Tiba Dikumpulkan di Akmil Magelang!
Prabowo Sebut Rakyat Iran Keras Kepala?!
Tiga Prajurit Gugur, Panglima TNI Instruksikan Pasukan di Lebanon Masuk Bunker
Sempat Bikin Was-was karena Perang, Ini Keputusan Final Kemenhub Soal Penerbangan Haji
Tragis! Israel Hantam Pos Kontingen Garuda Gunakan Artileri di Lebanon, 1 Prajurit TNI Tewas!
KKB Auto Panik? Pegang Kendali Penuh di Timur Indonesia, Ini dia Sosok ‘Jenderal Hantu Rimba’
Ogah Keluar Rp17 T Buat Board of Peace, Prabowo Pilih Kirim Pasukan!
Viral! Mobil Bekas Dapur MBG Tiba-Tiba Dijual Obral Cuma Rp40 Jutaan, Kok Bisa?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:41 WIB

Ada Apa? Seluruh Ketua DPRD se-Indonesia Tiba-Tiba Dikumpulkan di Akmil Magelang!

Jumat, 10 April 2026 - 16:53 WIB

Prabowo Sebut Rakyat Iran Keras Kepala?!

Sabtu, 4 April 2026 - 15:47 WIB

Tiga Prajurit Gugur, Panglima TNI Instruksikan Pasukan di Lebanon Masuk Bunker

Jumat, 3 April 2026 - 05:40 WIB

Sempat Bikin Was-was karena Perang, Ini Keputusan Final Kemenhub Soal Penerbangan Haji

Senin, 30 Maret 2026 - 10:00 WIB

Tragis! Israel Hantam Pos Kontingen Garuda Gunakan Artileri di Lebanon, 1 Prajurit TNI Tewas!

Berita Terbaru

HUKUM

Kejagung Tangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:16 WIB