Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Si jago merah kembali mengamuk di kawasan padat penduduk Kota Bandar Lampung. Kali ini, Bengkel Krisna Motor yang berlokasi strategis di Jalan Garuda, Kelurahan Beringin Raya, Kemiling, hangus tak bersisa setelah dilalap api pada Kamis (13/11) sore.
Musibah yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini diduga kuat dipicu oleh korsleting pada mesin genset. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir menembus angka fantastis, mencapai Rp 8 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebut, kronologi bermula saat operasional bengkel berjalan seperti biasa. Babinsa setempat, Sertu Edwin A.P., menuturkan bahwa seorang karyawan bengkel, Heru (32), menyalakan mesin genset untuk kebutuhan listrik.
Nahas, mesin yang seharusnya menjadi penopang daya itu justru menjadi sumber petaka.
”Sekitar satu jam setelah dinyalakan [sekitar pukul 15.30 WIB], genset diduga mengalami korsleting dan memercikkan api,” papar Sertu Edwin saat dikonfirmasi di tengah upaya pemadaman.
Api seketika menyambar material yang mudah terbakar di dalam bengkel—oli, ban, tiner, dan cat semprot—menciptakan kobaran yang tak terkendali.
Api dengan cepat membesar, melahap seluruh bangunan bengkel dan isinya. Situasi semakin mencekam ketika lidah api menjalar, turut menghanguskan dua dapur rumah milik tetangga di belakang bengkel.
Perjuangan Alot Damkar Menjinakkan Api
Respon cepat ditunjukkan oleh tim gabungan, sedikitnya 17 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kota Bandar Lampung, dibantu satu unit mobil water cannon dari Polresta, dikerahkan ke lokasi.
Proses pemadaman berlangsung alot. Petugas berjibaku selama berjam-jam, menghabiskan total 35 tanki air untuk meredam amukan api dan melakukan pendinginan hingga pukul 17.30 WIB.
Upaya penanggulangan bencana ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jakob Tilukay, yang turun memantau proses evakuasi dan pemadaman. Turut hadir di lokasi Kapolsek Kemiling Iptu Ratih Ayu, Camat Kemiling Bapak Andi, dan Lurah Beringin Raya Ibu Yuliana.
Di tengah sisa puing yang masih berasap, Cristopher Tri Agung (42), pemilik Bengkel Krisna Motor, tak mampu menyembunyikan duka. Ia hanya bisa pasrah menyaksikan seluruh aset usaha yang ia rintis ludes dalam sekejap.
”Ini musibah yang sangat berat bagi saya. Tapi saya bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujarnya dengan suara bergetar.
Kerugian yang dideritanya tidak sedikit. Data sementara mencatat:
- 1 unit mobil Toyota Innova Zenix hangus terbakar.
- 2 unit motor (Mio Girl dan Honda PCX) tak terselamatkan.
- Seluruh peralatan bengkel, suku cadang, oli, ban, dan mesin genset ludes.
- Api turut menghanguskan dapur rumah milik Bapak Hadi Deswanto dan Ibu Susanti (disewa Bapak Titus).
Sertu Edwin A.P. menegaskan, penanganan cepat ini merupakan hasil sinergi berbagai instansi. “Kami bersama semua instansi terkait bergerak cepat untuk meminimalisir dampak kebakaran,” tegasnya.
Pihak Damkar Kota Bandar Lampung pun kembali mengingatkan publik, khususnya para pelaku usaha, akan pentingnya mitigasi kebakaran. Imbauan ini mencakup pemeriksaan rutin instalasi listrik dan genset, penempatan material mudah terbakar jauh dari sumber api, serta kewajiban menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, sementara para korban terdampak kini mengungsi di kediaman kerabat terdekat. (*)






