Tolak Politik Uang! Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi di Depan Gedung DPRD Lampung

- Editor

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Gabungan Mahasiswa yang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Lampung gelar aksi damai menolak Politik Uang (Money Politic) di Pilkada Serentak 2024.

Alvin RD, Koordinator Aksi dari Universitas Lampung (Unila) menjelaskan, bahwa aksi ini tujuannya tak lain agar tercipta demokrasi yang sehat dan tidak merusak integritas dari pesta demokrasi tersebut. Tuntutan utama dari aksi mahasiswa ini yakni agar Kapolda Lampung membentuk tim satuan tugas (satgas) anti politik uang hingga tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengawasan sampai ke pelosok desa sangat dibutuhkan guna mencegah praktik kotor politik uang yang sudah menjadi budaya buruk. Kami meminta Kapolda Lampung agar segera membentuk Satgas Anti Politik Uang,” jelas Alvin RD di depan Gedung DPRD Lampung, Jumat (15/11).

Kami menuntut Kapolda Lampung untuk membuat langkah taktis dalam bentuk Satgas Anti Politik Uang. Pengawasan hingga tingkat desa sangat diperlukan untuk mencegah praktik politik uang yang sistematis,” tegas Alvin RD, koordinator aksi dari Universitas Lampung.

Berikut ini permintaan aksi mahasiswa agar pilkada serentak 2024 berjalan transparan dan berintegritas. Pertama, mendesak Kapolda Lampung untuk membuat langkah taktis dengan membentuk Satgas Anti Politik Uang hingga tingkat desa.

“Yang kedua, Mendesak Kajati Lampung untuk mengaudit seluruh aktivitas penyelenggara pemilu, mulai dari KPU hingga tingkat KPPS dan Bawaslu, untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam penyelenggaraan Pilkada,” ujarnya.

Pihaknya juga mendesak agar Pj Gubernur Lampung menghimbau seluruh jajaran ASN, baik di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa, agar menjaga netralitas dalam Pilkada serentak 2024, serta memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran Pilkada Serentak.

“Terakhir, kami mendesak Bawaslu Provinsi Lampung untuk melakukan pengawasan dan pencegahan sesuai dengan kode etik yang berlaku, agar pelanggaran dapat diminimalkan,” kata dia. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gila-gilaan! Dana Hibah Parpol di Lampung Meroket 100 Persen, Tembus Rp20,9 Miliar!
NasDem Lampung Kecam Isu Merger dengan Gerindra, Herman HN Ancam Demo Kantor Tempo
Jokowi Efek! 15-20 Anggota DPR Aktif Diklaim Akan Tinggalkan Jabatan demi Bergabung dengan PSI
Prabowo dan Surya Paloh Bertemu di Hambalang, Bahas Wacana Peleburan Gerindra dan NasDem?!
Muscab PKB 3 Kabupaten Digelar di Tanggamus! Boyong 3 Mobil Baru Sekaligus Terapkan Digitalisasi
Tajir Melintir! Setahun Menjabat, Kekayaan Seskab Teddy Meroket Jadi Rp20,1 Miliar!
Terungkap Isi Pertemuan Tertutup 9 Ketua Ormas dengan Jokowi di Solo, Bahas Manuver Baru?
Bukan Nama Sembarangan! Ini Dia Calon Terkuat Pengganti Ketua Golkar Pringsewu
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:49 WIB

Gila-gilaan! Dana Hibah Parpol di Lampung Meroket 100 Persen, Tembus Rp20,9 Miliar!

Selasa, 14 April 2026 - 07:22 WIB

NasDem Lampung Kecam Isu Merger dengan Gerindra, Herman HN Ancam Demo Kantor Tempo

Senin, 13 April 2026 - 17:57 WIB

Jokowi Efek! 15-20 Anggota DPR Aktif Diklaim Akan Tinggalkan Jabatan demi Bergabung dengan PSI

Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB

Prabowo dan Surya Paloh Bertemu di Hambalang, Bahas Wacana Peleburan Gerindra dan NasDem?!

Sabtu, 11 April 2026 - 13:16 WIB

Muscab PKB 3 Kabupaten Digelar di Tanggamus! Boyong 3 Mobil Baru Sekaligus Terapkan Digitalisasi

Berita Terbaru