Pemprov Lampung Terima Insentif Fiskal 6,8 Milyar, Sukses Kendalikan Inflasi Daerah

- Editor

Selasa, 17 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Lampung Zainal Abidin menjadi Inspektur Upacara Bulanan di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/9). 

Pj. Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli bidang Ekubang Provinsi Lampung menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan II Tahun 2024 sebesar 4,80 (y-on-y).

Hal ini selaras dengan pertumbuhan ekonomi Republik Indonesia pada triwulan II Tahun 2024, yang tumbuh sebesar 5,05% (y-on-y) yakni sektor industri pengolahan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi kedua setelah sektor pertanian. Sedangkan inflasi di Provinsi Lampung per Agustus 2024, masih terkendali yaitu sebesar 2,33%.

Upaya-upaya penanganan inflasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan apresiasi pemerintah pusat berupa dana insentif fiskal untuk penghargaan kinerja pengendalian inflasi daerah periode pertama.

Provinsi Lampung mendapat alokasi insentif fiskal Tahun Anggaran 2024 sebesar 6,8 Milyar rupiah, upaya yang telah dan akan dilakukan dalam pengendalian inflasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung berupa strategi ketersediaan pasokan, strategi keterjangkauan harga, strategi kelancaran distribusi, dan strategi komunikasi yang efektif melalui diskusi, pemantauan harga langsung ke pasar-pasar besar.

Operasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi di Provinsi Lampung sedang dan akan dilaksanakan di 15 (lima belas) kabupaten/kota yang berkolaborasi dengan BULOG, BI, Distributor bahan pokok, BUMD PT. Wahana Raharja (PERSERODA) dan Pemerintah Kabupaten / Kota.

Selain itu beberapa upaya juga dilakukan dalam penanganan inflasi dan kemiskinan di Provinsi Lampung, yaitu :

a. Peningkatan industri pengolahan dengan meningkatkan kompetensi para IKM yang ada di Provinsi Lampung untuk ikut serta dalam era Industri 4.0;

b. Hilirisasi yang juga menjadi perhatian bagi pemerintah pusat di mana dapat memicu penyerapan modal dari luar Provinsi Lampung dan juga penyerapan tenaga kerja;

c. Peningkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), menumbuhkembangkan rasa cinta masyarakat Lampung untuk menggunakan dan mengkonsumsi produk hasil Provinsi Lampung sendiri.

d. Mengajak para IKM untuk dapat bersaing dengan daerah daerah lain dapat menjual produknya dengan standar siap ekspor.

Diakhir Pj. Gubernur menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berperan aktif dalam penanganan inflasi dan kemiskinan di Provinsi Lampung.

“Saya mengajak agar kita semua selalu bersinergi, antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan stakeholder terkait agar selalu berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Lampung yang kita cintai.” ucapnya. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok! Tertekan Lonjakan Harga Minyak?
Pabrik Sepatu PT PWI 6 Tutup Permanen, 1.100 Pekerja Kena PHK!
IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!
Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!
IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI
IHSG Dibuka Anjlok 4,39 Persen ke Level 4.957, Saham BBCA Rontok Sentuh ARB!
Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol
IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok! Tertekan Lonjakan Harga Minyak?

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 6 Tutup Permanen, 1.100 Pekerja Kena PHK!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:08 WIB

IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI

Berita Terbaru