Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Viralnya rekaman CCTV SMAN 3 yang beredar luar di sosmed terkait siswa yang mabuk dan luka-luka membuat Dinas Pendidikan Provinsi Lampung angkat bicara, Sulpakar selaku Kadis Pendidikan mengatakan, ia juga sempat melihat rekaman tersebut.
“Siswa itu minum atas kemauan sendiri dan dalam keadaan sadar, ini menurut laporan dari kepala sekolah, ia bersama beberapa rekannya, bukan dicekoki,” kata Sulpakar, Jumat (17/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia melanjutkan, siswa yang sedang meminum minuman keras (miras) itu dalam keadaan sempoyongan dan sempat terekam CCTV.
“Kejadiannya sekitar pukul 14.30 wib, dan terekam CCTV sekolah, siswa bernama FT ini sekolah di SMAN 3 Bandar Lampung, dalam keadaan terkulai ia berjalan di selasar kelas,” katanya.
Saat ditanyakan Handphone korban yang hilang saat mabuk tersebut, Sulpakar belum mengetahui dan menanyakan samapi sejauh itu. “Belum ada kabar, belum ada laporannya,” ujarnya.
Saat ini kasus tersebut sedang ditangani pihak sekolah dan kepolisian.
Sebelumnya diberitakan Dunia Pendidikan di Provinsi Lampung kembali tercoreng dengan adanya dugaan kasus bullying atau perundungan di lingkungan SMAN 3 Bandar Lampung pada Rabu, 14 Agustus 2024.
Peristiwa itu menimpa FT (16) warga Rajabasa, Bandar Lampung yang diduga menjadi korban bullying siswa lain yang duduk di bangku kelas XI.
Korban FT sendiri ditemukan tidak sadarkan diri dengan wajah dan tubuh penuh luka di lingkungan sekolah oleh Ayah korban Rabu, sore. Tak hanya itu FT juga diduga sengaja dicekoki minuman keras (miras) oleh para pelaku yang disinyalir lebih dari satu orang itu.
“Dia ketemunya sama bapaknya di sekolah, masih pakai baju Pramuka karena memang lagi hari Pramuka, dan dia bau miras,” kata Tia (bukan nama asli) warga sekitar yang melihat kejadian tersebut. (*)






