Pj Gubernur Lampung Dampingi Mendag, Lepas Ekspor Olahan Kelapa PT Sari Segar Husada

- Editor

Sabtu, 3 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Pj. Gubernur Lampung Samsudin mendampingi Menteri Perdagangan (Mendag) RI Zulkifli Hasan lepas ekspor olahan kelapa ke sejumlah negara, di Kantor PT. Sari Segar Husada, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (3/8).

Negara tujuan ekspor tersebut antara lain Australia, Tiongkok, Tanzania, dan Belanda. Produk yang diekspor berupa santan, dessicated coconut, dan coconut water, senilai USD 1.554.900 (Rp25,3 miliar), sebanyak 3 kontainer.

Dalam sambutannya, Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan kebanggaannya atas ekspor tersebut. Menurutnya, PT. Sari Segar Husada sudah melakukan hal yang luar biasa dari tumbuhan kelapa dapat diolah semuanya menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai sehingga dapat memberikan nilai manfaat bagi masyarakat.

“Dari tempurung, buah, air kelapa, batang pohon, hingga sabutnya dapat diolah oleh PT Sari Segar Husada,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag juga mengapresiasi seluruh jajaran direksi dan karyawan PT Sari Segar Husada yang bekerja keras menghasilkan olahan kelapa bernilai ekonomis dan dapat diekspor keluar negeri.

Pj. Gubernur Samsudin dalam sambutannya mengapresiasi PT. Sari Segar Husada sebagai industri besar yang telah fokus dalam menghilirisasi produk olahan kelapa asal Provinsi Lampung yang berdaya saing dan telah didiversifikasi menjadi beberapa jenis produk yang telah memasuki pasar dalam negeri serta pasar ekspor.

“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden RI bahwa hilirisasi adalah kunci bagi Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju, terutama melalui peningkatan nilai tambah produk ekspor,” ujar Samsudin.

Dalam acara ini, rombongan juga meninjau galeri produk dari PT. Sari Segar Husada, yang mencakup berbagai macam olahan pertanian, seperti tepung beras, minyak dan minyak kelapa. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data
Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:31 WIB

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:23 WIB

Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:09 WIB

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

Senin, 6 Juli 2026 - 08:05 WIB

Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!

Berita Terbaru