Sekjen PBB : Rakyat Palestina Diduduki Lebih Dari 56 Tahun!

- Editor

Sabtu, 28 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Gaza – Konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina terus berkecamuk, terbaru jumlah korban dari Palestina mencapai 5.791 termasuk 2.360 anak-anak.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres mengatakan, bahwa gencatan senjata antara kedua belah pihak harus segera dilakukan, mengingat penderitaan rakyat sipil Gaza yang semakin besar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat serangan terakhir dalam satu hari yang menewaskan sekitar 700 jiwa dan blokade atas listrik bagi Gaza, sehingga membuat pasokan listrik di rumah sakit Gaza tidak tercukupi dan terpaksa ditutup sementara.

“Israel melanggar hukum Internasional,” kata Guterres pada Guardian, kemarin (28/10).

Menurutnya, konflik di timur tengah ini harus segera dihentikan, hal ini bertujuan untuk menghindari penderitaan yang lebih besar lagi.

“Bisa membuat bantuan masuk lebih mudah dan aman, serta memfasilitasi pembebasan sandera kedua pihak. Saya menegaskan kembali agar segera melakukan gencatan senjata kemanusiaan,” ujar Sekjen PBB ini.

Serangan yang dilakukan oleh pihak Hamas Palestina memang mengerikan, namun tak terjadi begitu saja. Ada sejarah panjang konflik yang mengakibatkan serangan tersebut.

“Rakyat di Palestina telah menjadi sasaran pendudukan yang menyesakkan selama 56 tahun terakhir,” jelas Guterres.

Ia menambahkan, bahwa rakyat Palestina melihat tanah mereka terus-menerus dirusak oleh pemukiman dan kekerasan yang dilakukan secara terus-menerus oleh Israel.

“Perekonomian mereka terhambat, penduduknya mengungsi dan rumah mereka dirobohkan. Harapan mereka akan solusi politik atas penderitaan mereka telah sirna,” kata dia. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 
Cari Celah Ubah Konstitusi, Trump Ambisi Jadi Presiden 3 Periode!
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Usul Ubah Nama Jadi ‘Selat Trump’
Siap-siap, Ada Negara Baru Dekat Indonesia yang Segera Lahir!
Diserbu Kolektor, Koin 1 Dollar Berwajah Trump Ludes Hanya dalam Hitungan Jam
Niat Hati Jadi Satpam, 8 WNI Malah Terjebak Loker Jadi Tentara Rusia!
Apa Jadinya Jika Militer Menguasai Ekonomi? Berkaca pada Kehancuran Ekonomi di 6 Negara! 
Lulus Sekolah Langsung Kuliah dan Kerja di Korea? Simak Gebrakan Baru Pemprov Lampung Ini!
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 05:40 WIB

Cari Celah Ubah Konstitusi, Trump Ambisi Jadi Presiden 3 Periode!

Kamis, 3 September 2026 - 05:31 WIB

Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Usul Ubah Nama Jadi ‘Selat Trump’

Kamis, 3 September 2026 - 05:22 WIB

Siap-siap, Ada Negara Baru Dekat Indonesia yang Segera Lahir!

Kamis, 3 September 2026 - 05:11 WIB

Diserbu Kolektor, Koin 1 Dollar Berwajah Trump Ludes Hanya dalam Hitungan Jam

Selasa, 1 September 2026 - 15:17 WIB

Niat Hati Jadi Satpam, 8 WNI Malah Terjebak Loker Jadi Tentara Rusia!

Berita Terbaru

Bandar Lampung

PJJ Resmi Berakhir! Gubernur Lampung Instruksikan Siswa Salat Istisqa

Kamis, 10 Sep 2026 - 04:57 WIB