Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju (KIM) era Presiden Jokowi makin santer dan kuat, bahkan Jokowi mengatakan akan dilakukan dalam waktu dekat.
Tak pelak, beberapa mantan menteri seperti Yusril Ihza Mahendra dan Andi Amran di panggil ke istana. Tak berbeda, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD juga turut dipanggil ke istana oleh Jokowi.
Pemanggilan sejumlah tokoh ini menjadi penguat sinyal bahwa isu pergantian reshuffle atau perombakan kabinet makin kuat.
Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan bahwa isu perombakan kabinet pasti terjadi, lantaran pemanggilan sejumlah tokoh.
“Terkait pemanggilan Mahfud MD ke istana apakah sekedar konsultasi pergantian kabinet atau akan diganti, kita juga tidak tahu pasti. Kita lihat saja, semua tergantung pak Jokowi,” kata Ujang.
Ia menilai bahwa jika pergantian Menkopolhukam Mahfud MD ke Yusril Ihza Mahendra sangat cocok, karena memiliki basic yang sama dibidang hukum tata negara dan sama-sama memiliki gelar profesor.
“Sangat pas, tapi kembali lagi ke Pak Jokowi mau seperti apa karena kan dia presidennya. Cepat atau lambat pasti diganti,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT






