TPS Sementara Ditutup, Warga Rejosari Buang Sampah Sembarangan

- Editor

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kesadaran Warga Rejosari Membuang Sampah Masih Rendah, Terlihat Sampah Berserakan Dimana-mana

Hariannarasi.com, Kotabumi – Belum lama ini masyarakat Lampung dibuat heboh oleh Pandawara Group, setelah sebelumnya mereka berhasil mengedukasi masyarakat indonesia untuk peduli kebersihan dan Lingkungan. Mereka membersihkan pantai Sukaraja Lampung yg dijuluki pantai terkotor kedua se Indonesia.

Hal tersebut bertolak belakang di kelurahan Rejosari, Kotabumi. Pasca ditutupnya tempat pembuangan sampah (TPS) sementara, banyak sampah dibungkus dengan kantong plastik berceceran pinggiran jalan, di kebun-kebun milik warga, sehingga dapat mencemari lingkungan, bau yang tidak sedap, tidak sedap dipandang mata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga Rejosari jalan lebung curup yang protes karena sawah milik (Alm) orang tuanya dijadikan oleh warga menjadi tempat pembuangan sampah.

Bahkan, keluh kesahnya di muat di medsos dengan akun facebook Martini Martini, ia berharap agar dicarikan solusi dan jangan kebun miliknya dijadikan korban tempat pembuangan sampah.

“TPS di Rejosari ini ada dua tempat kalo tidak salah pak, satu di samping gudang indomarco, satunya lagi di depan kantor Kelurahan Rejosari tapi sekarang ditutup semua oleh pemilik tanah dan warga sekitar,” ujarnya.

Ibu Kiss warga Rejosari lainnya, saat diwawancarai media ini menuturkan sangat menyayangkan ditutupnya TPS Tempat Pembuangan Sampah Sementara yang berada di Rejosari ini.

“Kalo saya pribadi tidak ambil pusing pak masalah sampah ini karena saya berlangganan bulanan dengan iuran Rp. 20.000 perbulan ada petugas sampah yg bernama pak Dwi datang kerumah saya membawa bentor setiap 2-3 kali sehari untuk mengangkut sampah. Langganan saja lah pak biar tidak ambil pusing, cuma Rp. 20.000 saja perbulan dan sangat membantu,” kata ibu Kiss.

Lurah Rejosari M. Rahadiyan, saat dikonfirmasi mengatakan, pasca ditutupnya tempat pembuangan sampah sementara ini memang banyak pro dan kontra. Kelurahan juga sedang berupaya mencari solusi tempat pembuangan sampah yang baru tetapi tidak bisa instan.

“Tidak semudah membalikan telapak tangan, yang pertama harus mencari lahan baru, kedua jauh dari pemukiman. Saya himbau buat masyarakat Rejosari mari jaga Lingkungan dan kebersihan,” jelasnya. (Ang/Hen)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tekan Konflik Gajah Liar, Menhut dan Gubernur Lampung Tinjau Fasilitas Mitigasi di Way Kambas
Masuk Perkebunan Perusahaan, Tapir Langka di Mesuji Berhasil Dievakuasi!
Rumah Warga di Lampung Barat Dilalap si Jago Merah, Kerugian dan Penyebab Masih Misteri
Garang Saat Tikam Tetangga, Penjual Kepiting di Lamtim Menangis Peluk Istri Saat Ditangkap
Dugaan Korupsi di Lapas Metro Capai Miliaran! dari Sunat Jatah Makan dan Mandi Napi hingga Biaya Pemeliharaan Gedung
Buron 14 Hari Dikejar Polisi, Pelaku Penembakan Sabung Ayam di Mesuji Akhirnya Menyerah, Terancam Pasal Berlapis!
Diberi Tumpangan, Pria Pengangguran Asal Lamsel Ini Malah Gasak Uang Tuan Rumah Rp40 Juta, Habis Buat Judol!
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual dan Janji Nikah, Oknum Pejabat BUMN Dilaporkan ke Polda Lampung
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:57 WIB

Tekan Konflik Gajah Liar, Menhut dan Gubernur Lampung Tinjau Fasilitas Mitigasi di Way Kambas

Minggu, 20 September 2026 - 14:38 WIB

Masuk Perkebunan Perusahaan, Tapir Langka di Mesuji Berhasil Dievakuasi!

Minggu, 20 September 2026 - 12:04 WIB

Rumah Warga di Lampung Barat Dilalap si Jago Merah, Kerugian dan Penyebab Masih Misteri

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Garang Saat Tikam Tetangga, Penjual Kepiting di Lamtim Menangis Peluk Istri Saat Ditangkap

Minggu, 20 September 2026 - 11:02 WIB

Dugaan Korupsi di Lapas Metro Capai Miliaran! dari Sunat Jatah Makan dan Mandi Napi hingga Biaya Pemeliharaan Gedung

Berita Terbaru