Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Ahmad Sahroni Minta KPK Periksa Semua Capres dan Cawapres! Loh Kok Bisa?

- Editor

Senin, 11 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Bendaha Umum Partai Nasdem dan Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Ahmad Sahroni.


Hariannarasi.com, Jakarta – Bendahara Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Ahmad Sahroni meminta pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pemeriksaan terhadap semua Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk memastikan semua pasangan calon (Paslon) Pilpres 2024 tak terlibat tindak pidana korupsi.

Hal ini berkaitan dengan Paslon yang diusung Koalisi Perubahan Untuk Persatuan (KPP) Cak Imin atau Muhaimin Iskandar Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kemarin sempat diperiksa KPK terkait pengadaan di Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kemenakertrans) tahun 2012.

Ahmad Sahroni menjelaskan, bahwa yang dilakukan KPK merupakan langkah yang baik, hal ini bertujuan untuk memastikan setiap paslon yang maju bebas dari korupsi.

“Sebagai pimpinan Komisi III saya meminta KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap semua paslon, sekalian buat programnya untuk menjaga kredibilitas KPK dan persepsi publik,” jelas Sahroni.

Ia melanjutkan, pihak KPK bisa memberikan status clearence dan closure, sehingga bisa diumumkan kepada seluruh masyarakat agar tidak menimbulkan persepsi publik dan tidak ada lagi kasus pidana yang disangkutkan ke para paslon.

“Mau itu Anies dengan Formula-E, Ganjar dengan E-KTP, Prabowo dengan Food Estate. Sehingga saat kampanye nanti hal-hal seperti itu tidak lagi disangkutpautkan,” kata dia.

Ia berharap agar KPK benar-benar mempertimbangkan usulannya tersebut, agar menjadi langkah adil bagi semua pihak dan terkesan tidak memihak bagi publik.

“Jadi kita usulkan untuk di eksekusi, baik juga kan untuk publik, biar terang benderang semuanya. Jadi, setiap Paslon dapat fokus tawarkan program dan tidak dibuat rumit seperti ini,” ungkapnya. (red)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tekan Beban APBN, DPR Evaluasi Skema Pensiun Seumur Hidup ASN
Hanya Dihadiri 28 dari 85 Anggota, Aturan Zoom Rapat Paripurna DPRD Lampung Diminta Dicabut!
Ini Ramalan Jokowi untuk PSI bisa Tembus Parlemen di 2029, Syaratnya Menohok!
Safari Politik di Lampung, Jokowi Ingatkan Kader PSI: Dekati Masyarakat Secara Konsisten, Jangan Hanya Saat Pemilu
Siap-siap Warga Lampung! Jokowi Bakal ‘Blusukan’ Tanpa Henti dari Mesuji hingga Pringsewu
Siap-Siap, Jokowi Bakal Keliling Lampung Akhir Juni Ini! Cek Daftar Wilayah yang Akan Dikunjungi
Dua Tahun Jabat Menteri, Kekayaan Zulhas Naik 83 Persen! Total Capai Rp59,8 Miliar
Dalam 2 Tahun, Harta Putri Zulhas Melonjak Drastis dari Rp9 M ke Rp109 M, Uwow!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:51 WIB

Tekan Beban APBN, DPR Evaluasi Skema Pensiun Seumur Hidup ASN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Hanya Dihadiri 28 dari 85 Anggota, Aturan Zoom Rapat Paripurna DPRD Lampung Diminta Dicabut!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:24 WIB

Ini Ramalan Jokowi untuk PSI bisa Tembus Parlemen di 2029, Syaratnya Menohok!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:48 WIB

Safari Politik di Lampung, Jokowi Ingatkan Kader PSI: Dekati Masyarakat Secara Konsisten, Jangan Hanya Saat Pemilu

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:41 WIB

Siap-siap Warga Lampung! Jokowi Bakal ‘Blusukan’ Tanpa Henti dari Mesuji hingga Pringsewu

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:34 WIB