Lulusan Langsung Jadi CPNS, Pemerintah Buka Dua Sekolah Kedinasan Baru di 2026

- Editor

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah resmi mengumumkan pembukaan dua sekolah kedinasan baru pada tahun anggaran 2026. Institusi pendidikan ini menawarkan program kuliah gratis bagi mahasiswa serta jaminan pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus. 

Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli spesifik di sektor strategis yang selama ini masih kekurangan personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua sekolah kedinasan baru tersebut adalah Politeknik Keamanan Siber Nasional di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Sekolah Tinggi Transformasi Digital yang dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyatakan bahwa kurikulum di kedua sekolah ini telah dirancang untuk menjawab tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi ancaman serangan siber dan percepatan digitalisasi pelayanan publik.

​”Kami membutuhkan talenta-talenta muda yang siap pakai. Dengan pola pembibitan di sekolah kedinasan, negara menjamin biaya pendidikan sepenuhnya dan mereka akan langsung ditempatkan di instansi pemerintah pusat maupun daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Detail Pendaftaran dan Kuota

​Berikut adalah poin-poin utama terkait pembukaan sekolah kedinasan baru tersebut:

1. Fasilitas, bebas biaya pendidikan (UKT) hingga lulus dan uang saku bulanan.

2. Status Lulusan, langsung diangkat menjadi CPNS dengan golongan III/a (untuk lulusan Diploma IV/S1).

3. Kuota Awal, masing-masing sekolah akan menerima 250 mahasiswa pada angkatan pertama.

4. Syarat Utama, lulusan SMA/SMK sederajat dengan nilai matematika dan bahasa Inggris minimal rata-rata 80.

Proses seleksi akan dilakukan secara terpusat melalui sistem Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) mulai Maret 2026. Masyarakat yang berminat diimbau untuk memantau portal resmi SSCASN guna mendapatkan rincian persyaratan administrasi.

Pemerintah menegaskan, seluruh proses seleksi bersifat transparan dan bebas dari biaya pungutan apa pun. Masyarakat diminta waspada terhadap praktik penipuan yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tak Ada Lagi Istilah ‘Titipan’! Disdikbud Tanggamus Gandeng Kepsek Teken Pakta Integritas SPMB Bersih
Wagub Lampung Hadiri Wisuda Perdana UIM Lamsel, Tantang Wisudawan Jadi Patriot Pembangunan!
Gubernur Lampung Sebut Masa Depan Provinsi Ada di Ruang Kelas, Targetkan Nol Angka Putus Sekolah
Ini 10 SMA di Lampung dengan Tingkat Penerimaan PTN Terbanyak
Kemdiktisaintek Catat 289 Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Mayoritas dari Kampus Swasta
Desak Program MBG Dihentikan, Ratusan Mahasiswa Demo di Kemendiktisaintek
Pemkab Tanggamus Peringati Hardiknas 2026, Fokus Mutu Pendidikan dan Kelulusan 100 Persen
Ada Monopoli dan Setoran Proyek di Ujian Sekolah di Tanggamus? Pengamat: Ini ‘Jual Pengaruh’
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:32 WIB

Tak Ada Lagi Istilah ‘Titipan’! Disdikbud Tanggamus Gandeng Kepsek Teken Pakta Integritas SPMB Bersih

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:05 WIB

Wagub Lampung Hadiri Wisuda Perdana UIM Lamsel, Tantang Wisudawan Jadi Patriot Pembangunan!

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:56 WIB

Gubernur Lampung Sebut Masa Depan Provinsi Ada di Ruang Kelas, Targetkan Nol Angka Putus Sekolah

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:23 WIB

Ini 10 SMA di Lampung dengan Tingkat Penerimaan PTN Terbanyak

Senin, 25 Mei 2026 - 15:14 WIB

Kemdiktisaintek Catat 289 Ribu Mahasiswa Putus Kuliah, Mayoritas dari Kampus Swasta

Berita Terbaru