Pasca Meninggalnya Dua Bocah di Wisata Way Lalaan, Dinparekraf Janji Evaluasi Pengamanan

- Editor

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist (Dok. Nativeindonesia)

Hariannarasi.com, Tanggamus – Suasana duka masih menyelimuti destinasi wisata Air Terjun Way Lalaan pasca insiden tenggelamnya dua bocah yang berujung maut. 

Kejadian ini tidak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga memicu pertanyaan tajam mengenai standar keamanan di lokasi wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah konfirmasi eksklusif, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dinparekraf) Pemkab Tanggamus yang baru dilantik, Mei Zamzani menyatakan, bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi sejak awal kejadian. 

Ia menegaskan, bahwa pada saat insiden terjadi, jajaran Dinas Pariwisata, termasuk Kepala Dinas, berada di area tersebut untuk memantau situasi secara langsung.

Menanggapi tudingan publik mengenai minimnya personel pengamanan dan rambu-rambu peringatan di lokasi kejadian, pihak Dinas Pariwisata memberikan klarifikasi. Menurutnya, Way Lalaan sebenarnya telah dilengkapi dengan petugas penjaga pantai (lifeguard) atau penyelam yang bersiaga.

“Kami sudah memiliki pihak pengamanan di bawah, bahkan mereka langsung melakukan upaya penyelamatan pertama saat kejadian,” katanya, Jumat (2/1).

Selain itu, ia menambahkan bahwa rambu-rambu pembatas dan peringatan di area bebatuan serta garis batas aman telah terpasang di titik-titik strategis. “Ada dan sudah kita pasang,” kata Mei.

​Namun, sebuah fakta mengejutkan terungkap. Lokasi tenggelamnya korban ternyata berada di luar titik yang selama ini menjadi fokus pemantauan rutin petugas. Hal ini mengisyaratkan adanya celah dalam pemetaan area rawan yang perlu segera dibenahi.

Empati dan Komitmen Evaluasi

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan empati, jajaran Dinas Pariwisata bersama Bupati Tanggamus telah melakukan kunjungan takziah ke rumah duka sejak malam kejadian hingga pagi harinya.

Dalam kunjungan tersebut, pihak Pemkab juga menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan.

​”Ini adalah musibah yang membuat kami semua terpukul. Kami tidak tinggal diam,” tegasnya.

Insiden ini menjadi ujian pertama baginya yang baru saja mengemban amanah di Bidang Destinasi per 2 Januari ini.

Ia berjanji akan menjadikan peristiwa memilukan ini sebagai momentum evaluasi total terhadap seluruh aspek pengelolaan destinasi wisata di bawah naungan Pemkab.

“Kita memastikan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama kedepan,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Liput Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Pilih Jalan Damai, Keluarga Pemilik Akun TikTok @puspitadew_ Sepakat Cabut Tuntutan Hukum
Demi Biayai Pesta Pernikahan, Seorang ART Asal Lampung Curi Emas Rp1 Miliar Milik Majikan
Baru Bayar Dua Kali Cicilan, Malah Nekat Jual Truk Kreditan, Pria di Pringsewu Ini Diciduk Polisi di Bengkel
Sempat Ditutup Akibat Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Kembali Beroperasi Normal
Pria di Lampung Utara Tewas Ditusuk Teman Sendiri, Pelaku Terancam Pasal Pembunuhan Berencana
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Selasa Pagi, Terekam Seismograf Selama 15 Detik! 
Mulutmu Harimaumu: Usai Hina Profesi Pers, Makmun Serbaguna Dipolisikan Atas Dugaan Ujaran Kebencian dan Pencurian
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:37 WIB

Liput Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Selasa, 8 September 2026 - 13:22 WIB

Pilih Jalan Damai, Keluarga Pemilik Akun TikTok @puspitadew_ Sepakat Cabut Tuntutan Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 13:07 WIB

Demi Biayai Pesta Pernikahan, Seorang ART Asal Lampung Curi Emas Rp1 Miliar Milik Majikan

Selasa, 8 September 2026 - 12:01 WIB

Baru Bayar Dua Kali Cicilan, Malah Nekat Jual Truk Kreditan, Pria di Pringsewu Ini Diciduk Polisi di Bengkel

Selasa, 8 September 2026 - 06:19 WIB

Sempat Ditutup Akibat Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Kembali Beroperasi Normal

Berita Terbaru