Musyawarah Kubro Sesepuh NU: Ultimatum 3×24 Jam untuk Islah!

- Editor

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jawa Timur – Forum Sesepuh Nahdlatul Ulama (NU) menggelar Musyawarah Kubro pada Minggu (21/12), sebuah perhelatan krusial yang dihadiri oleh struktur lengkap NU, mulai dari Pengurus Cabang (PCNU), Pengurus Wilayah (PWNU), hingga Pengurus Besar (PBNU).

Agenda utama pertemuan ini tak lain adalah guna mencari jalan keluar atas polemik internal yang belakangan menyita perhatian warga Nahdliyin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya, sebuah kesepakatan strategis yang bisa dibilang sebagai ultimatum perdamaian dan telah ditandatangani oleh seluruh peserta, baik yang hadir secara fisik maupun virtual.

Juru bicara Musyawarah Kubro, KH Oing Abdul Muid atau akrab disapa Gus Muid, memaparkan bahwa forum menyepakati opsi islah (rekonsiliasi) sebagai jalan prioritas.

Tidak main-main, forum memberikan tenggat waktu ketat selama 3×24 jam terhitung sejak hari pelaksanaan musyawarah bagi kedua pucuk pimpinan PBNU, yakni Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar, untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

“Opsi islah menjadi prioritas utama yang dikehendaki para peserta, waktunya 3×24 jam mulai hari ini,” tegas Gus Muid.

Langkah ini dinilai para sesepuh sebagai jalan paling maslahat demi menjaga keutuhan dan marwah organisasi.

Sikap Gus Yahya: Taslim dan Menunggu Pintu Terbuka

Merespons hasil musyawarah tersebut, Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, menunjukkan sikap tunduk (taslim). Dalam pernyataannya, beliau menegaskan tidak akan membela hal yang batil.

Ia juga menerima sepenuhnya apa yang telah disepakati oleh PCNU dan PWNU seluruh Indonesia. “Saya sepenuhnya taslim kepada apa yang telah disepakati,” ujar Gus Yahya.

Bahkan, Gus Yahya mengaku langsung bergerak cepat. Begitu mendengar butir kesepakatan tersebut, ia segera mengirimkan pesan kepada Rais Aam, memohon waktu untuk menghadap guna memulai proses islah.

Namun, hingga pernyataan tersebut dibuat, beliau mengaku belum mendapatkan jawaban.

“Saya akan tunggu sampai 3×24 jam dan saya akan melapor kembali,” imbuhnya, menandakan kesiapannya mengikuti aturan yang ditetapkan para kiai sepuh.

Bayang-bayang Muktamar Luar Biasa

Musyawarah Kubro Lirboyo tidak hanya berhenti pada himbauan moral, tetapi juga menyiapkan skenario kontingensi yang tegas jika jalan islah menemui jalan buntu.

Berikut poin-poin kesepakatan dari Musyawarah Kubro Lirboyo:

  1. ​Memberikan waktu 3 (tiga) hari kepada Rais ‘Aam dan Ketum PBNU untuk menempuh Islah.
  2. ​Apabila Islah tidak dipenuhi, diberikan waktu 1 (satu) hari untuk menyerahkan pelaksanaan Muktamar kepada Mustasyar.
  3. ​Apabila poin 1 dan 2 tidak dipenuhi, maka mandat Muktamar dicabut kembali.
  4. ​Menyelenggarakan Muktamar dengan menyerahkan kepada PWNU untuk menggalang surat permohonan Muktamar dari PCNU-PCNU.
  5. ​Pelaksanaan Muktamar ditetapkan pada bulan Syawal, sebelum keberangkatan haji.

Keputusan di Lirboyo ini menjadi penanda titik nadir sekaligus titik balik bagi NU. Bola kini berada di tangan para pemimpin tertinggi PBNU. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hartanya Tembus Rp1,72 T! Mengupas Lonjakan Kekayaan Mentan Amran di Tengah Kemelut Beras Premium
Prabowo Sebut Pakar ‘Goblok’, Anies Baswedan Justru Bongkar Bahaya ‘Matinya Kepakaran’
Threshold 20 Persen Dihapus MK, Muncul Syarat Baru Pencapresan, Surya Paloh: Sama Saja!
Prabowo Diisukan Tak Lagi Gandeng Gibran di 2029, Kubu Jokowi Siapkan Skenario Alternatif
Putra Purbaya Buka Suara Usai Sang Ayah Dicopot: Kerja Nonstop, Ngurusin Bawahan Korup!
AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!
Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!
Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:34 WIB

Hartanya Tembus Rp1,72 T! Mengupas Lonjakan Kekayaan Mentan Amran di Tengah Kemelut Beras Premium

Senin, 21 September 2026 - 07:48 WIB

Prabowo Sebut Pakar ‘Goblok’, Anies Baswedan Justru Bongkar Bahaya ‘Matinya Kepakaran’

Minggu, 20 September 2026 - 08:05 WIB

Threshold 20 Persen Dihapus MK, Muncul Syarat Baru Pencapresan, Surya Paloh: Sama Saja!

Sabtu, 19 September 2026 - 20:34 WIB

Prabowo Diisukan Tak Lagi Gandeng Gibran di 2029, Kubu Jokowi Siapkan Skenario Alternatif

Selasa, 15 September 2026 - 04:01 WIB

Putra Purbaya Buka Suara Usai Sang Ayah Dicopot: Kerja Nonstop, Ngurusin Bawahan Korup!

Berita Terbaru