Foto : Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia Mahendra Siregar Melantik Pimpinan Satker OJK
Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Jokowi memanggil Ketua OJK Indonesia di Istana Presiden, Jakarta. Pemanggilan ini untuk membahas perekonomian dunia yang sedang kacau.
Ketua OJK Indonesia Mahendra Siregar menjelaskan, bahwa dampak dari buruknya ekonomi dunia belum memberikan dampak yang signifikan pada Indonesia, namun hal ini tak berlaku di Indonesia karena kabar tersebut telah diantisipasi dengan tepat oleh beberapa lembaga perbankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditanya media pembahasan apa saja yang dilakukan Jokowi dan Mahendra, ia menjawab bahwa pihaknya hanya memberikan update kondisi keuangan di berbagai lembaga seperti perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non bank,” kata Mahendra ke rekan media, Selasa (30/5).
Mahendra menjelaskan, saat ini kondisi keuangan atau perbankan di Amerika Serikat (USA) sedang mengalami krisis, terbukti beberapa perusahaan perbankan seperti SiliconValley Bank, Signature Bank, Silvergate Bank dan Swiss Credits Suisse mengalami kebangkrutan massal.
Ini disebabkan besarnya pendanaan pinjaman yang dilakukan ke empat Bank tersebut ke perusahaan StartUp, namun banyak perusahaan StartUp mengalami kebangkrutan.
“Namun tidak terjadi di Indonesia, karena respon lembaga keuangan yang positif dan saya kira kita bisa memotivasi dampak negatifnya,” ujarnya.
Kedepan lanjutnya, Jokowi berpesan kepadanya untuk menjaga lembaga keuangan yang ada agar tidak terdampak kondisi global yang negatif. (red)