Mensos Gus Ipul Sambangi Pringsewu, Beri Bansos Hingga Tiga Triliun?

- Editor

Jumat, 20 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf atau biasa dipanggil Gus Ipul kunjungi Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Hariannarasi.com, Pringsewu – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pekon Margodadi, Kabupaten Pringsewu.

Kunker ini juga bertujuan memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) sekaligus memberikan bantuan sosial (bansos) senilai Rp3 Triliun ke Pemprov Lampung, Jumat (20/12).

Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf menyampaikan harapannya agar kegiatan HKSN ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat, menjadikan lingkungan lebih sehat dan nyaman. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, agar bersama-sama menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemensos juga menyalurkan bantuan hingga ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung senilai Rp3 Triliun.

Bantuan dari Kemensos ini bertujuan untuk membantu masyarakat khususnya menyasar keluarga berpenghasilan rendah, khusus untuk Provinsi Lampung, ada sekitar 400 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) dengan anggaran biasanya sekitar Rp1 triliun setiap tahunnya.

Ia juga meminta Gubernur, Bupati/Walikota dan juga para kepala desa seluruh program-program di lingkungan Kementerian Sosial.

“Untuk Provinsi Lampung nilainya bansos cukup tinggi yakni senilai Rp 3 triliun lebih, dan alokasi untuk Kabupaten Pringsewu sekitar Rp132 Milyar,” kata dia Gus Ipul sapaan akrabnya, Jumat (20/12).

Ada sekitar 12 program prioritas Kemensos, program itu mencakup bantuan antara lain, anak telantar, korban kekerasan, komunitas adat terpencil, penyandang disabilitas, lansia, keluarga berpenghasilan rendah, korban bencana, mantan narapidana, korban NAPZA/HIV/AIDS, kelompok bermasalah sosial, perempuan rawan ekonomi, dan fakir miskin

Turut hadir, Pj Gubernur Lampung Samsudin, Pj Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran forkopimda setempat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Efek Domino Program MBG, Fasilitas Kampus Anjlok, UKT Meroket 50 Persen!
Rupiah Melemah, Harga Kebutuhan Meroket, Kebijakan Amburadul! 1.500 Mahasiswa Turun ke Jalan
Batal Digelar! Operasi Patuh 2026 Mendadak Ditunda se-Indonesia, Ada Apa?
Mantan Menhan RI Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
Meski MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Jalan Terus!
Lahir dari Induk Amputasi Korban Perburuan Liar, Gubernur Lampung Beri Nama Bayi Harimau Sumatera
Dinilai Tak Tepat Sasaran, KPK Sorot Program MBG!
Hadapi Ancaman Multidimensi, Pemprov Lampung dan Unhan RI Bersinergi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:36 WIB

Efek Domino Program MBG, Fasilitas Kampus Anjlok, UKT Meroket 50 Persen!

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:18 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kebutuhan Meroket, Kebijakan Amburadul! 1.500 Mahasiswa Turun ke Jalan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Batal Digelar! Operasi Patuh 2026 Mendadak Ditunda se-Indonesia, Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:19 WIB

Mantan Menhan RI Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:58 WIB

Meski MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Jalan Terus!

Berita Terbaru