Pram-Doel Klaim Kemenangan Pilkada Jakarta, KPU : Sabar, Versi Kami yang Valid!

- Editor

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta rupanya cukup sengit, berdasarkan hasil quick count dari dua lembaga survei, seperti Charta Politik dan Indikator Politik memperlihatkan hasil yang berbeda.

Charta Politik merilis hasil pasangan calon (Paslon) nomor urut 03 Pramono-Rano meraih 50,15 persen, Paslon Ridwan-Suswono mendapatkan 39,25 persen dan Paslon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana meraih 10,16 persen suara, Denga total data masuk 100 persen dan margin error 1 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan dari Lembaga Indikator Politik meraih Pram-Doel mendapatkan 49,87 persen, Ridwan-Suswono 39,53 dan Paslon Pongrekun-Kun Wardana meraih 10,6 persen. Data yang masuk telah mencapai 100 persen dengan margin error 0,94 persen.

Sementara, Sekretaris Tim Pemenangan Paslon Pramono-Rano Karno Aria Bima mengklaim real count C1 internal mereka dengan total suara 50,07%. Keputusan ini diambil setelah melakukan rekapitulasi di 14.835 TPS di Jakarta, yang sudah mencapai 99,6 persen.

“Hasilnya tidak akan jauh berbeda, karena ini hasil real count dari fakta objektif dari lembaran C1 masing-masing TPS,” kata dia, Kamis (28/11).

Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mengatakan, jika saat ini tengah dilakukan perhitungan suara di tingkat kecamatan dan tentu saja pihaknya belum mengumumkan hasil suara dari Pilkada Jakarta.

“Mereka punya versinya masing-masing, tentu saja yang Valid adalah versi dari KPU. Harap bersabar, kita sedang melakukan perhitungan suara dimulai hari ini,” ungkapnya.

Ia menegaskan, perhitungan suara dilakukan berjenjang, dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota hingga tingkat provinsi.”Paling lambat diputuskan pada tanggal 16 Desember 2024, atau dilakukan Pleno sebelum itu,” jelasnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!
Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!
Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!
Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU
Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!
Lanjutkan Estafet Kepemimpinan, KH Miftachul Akhyar Resmi Ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031
Cek Ombak Menuju 2029: Wacana Duet Gibran-KDM, Bayangi Prabowo?
Kericuhan dan ‘Adu Jotos’ Warnai Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Massa Tolak Aturan ‘Iddah’
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:26 WIB

AHY Sentil Perebutan Kekuasaan: Boleh Bersaing Sengit, Tapi Keutuhan di Atas Segalanya!

Jumat, 4 September 2026 - 13:52 WIB

Hasyim Sebut Prabowo Tak Bisa Dikalahkan, Cuma Partai dan Tokoh Ini yang Bisa Mengimbangi!

Rabu, 2 September 2026 - 01:18 WIB

Belum Termasuk Dana Reses dan Operasional, Anggaran Gaji Wakil Rakyat Tembus Rp1,099 Triliun per Bulan!

Senin, 31 Agustus 2026 - 03:26 WIB

Darah Pendiri Kembali Memimpin, Cicit Mbah Hasyim Asy’ari Resmi Jadi Ketum PBNU

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Pesan Menohok Jokowi Soal Kekuasaan: Kalau Sakti, Jangan Suka Menjatuhkan!

Berita Terbaru