IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!

- Editor

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Presiden RI, Prabowo Subianto (Dok Tangkapan layar Video Sekretariat Presiden). 

Hariannarasi.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengirim pesan kepada lembaga penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) bahwa bangsa Indonesia tidak takut menghadapi ancaman penurunan klasifikasi pasar modal.

Pesan tersebut disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) pukul 15.00 WIB. Agenda sidang digelar untuk mengevaluasi dua tahun kinerja pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu merespons pengumuman MSCI yang mengusulkan perubahan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi standalone market. Peringatan tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk.

Dalam pesannya kepada pasar, Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. Pesan itu dikutip Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk para investor.

“Pesan Bapak Presiden untuk pasar modal, pesan beliau saya kutip kepada para investor domestik, mitra internasional dan seluruh rakyat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh,” kata Airlangga.

Presiden juga mengutip prinsip Proklamator RI, Bung Karno, agar bangsa Indonesia berani berdiri di atas kaki sendiri sebagai intisari negara berdaulat dan tidak bergantung pada kekuatan asing.

Prabowo menyebut kunci kemandirian Indonesia ada pada kedaulatan pangan dan energi.

“Kami akan gunakan kelapa sawit kami untuk kepentingan rakyat, kami akan swasembada energi… Pangan, energi. Kunci itu. Kalau sudah aman kita tidak perlu takut siapapun di dunia ini,” tegas Prabowo.

Sebelumnya, pada Selasa (20/10/2026), Presiden menerima saran dan rekomendasi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta terkait isu MSCI.

Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu menyarankan agar pemerintah melanjutkan reformasi pasar modal yang sudah berjalan serta memperkuat enforcement oleh regulator. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!
IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI
IHSG Dibuka Anjlok 4,39 Persen ke Level 4.957, Saham BBCA Rontok Sentuh ARB!
Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol
IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI
Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera
KUR BRI 2026: Ini Syarat, Bunga, dan Rincian Cicilan Bulanannya!
Kadin Lampung Duga Ada Salah Kelola BBM, Antrean Truk 24 Jam Ancam Sektor Ekspor-Impor
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WIB

IHSG Anjlok 11 Persen Gara-gara MSCI, Prabowo Kirim Pesan Keras: Bangsa Indonesia Tidak Takut!

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Ancaman Degradasi MSCI Memuncak, BEI Depak 80 Saham Konsentrasi Tinggi dari IHSG, Ini Daftarnya!

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:08 WIB

IHSG Anjlok 11,57 Persen, CELIOS Sebut Akuisisi BYAN oleh Haji Isam Jadi Pemicu Ancaman MSCI

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:56 WIB

IHSG Dibuka Anjlok 4,39 Persen ke Level 4.957, Saham BBCA Rontok Sentuh ARB!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol

Berita Terbaru