Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

- Editor

Rabu, 30 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Natuna – Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rendi Aprianto (30), dilaporkan tewas akibat serangan drone Ukraina pada 20 September 2026.

Korban tewas saat berstatus sebagai pekerja logistik militer yang diduga terafiliasi dengan tentara bayaran Rusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kabar kematian tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Ayah korban, Ruskamal (56), menyatakan bahwa informasi duka itu diterima dari rekan Rendi yang juga berada di Rusia.

Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, jenazah putranya belum dapat ditarik dari medan tempur.

​”Katanya terkena serangan drone Ukraina, dan jenazah katanya belum bisa dievakuasi,” ujar Ruskamal.

​Ruskamal menjelaskan, pihak keluarga pada awalnya hanya mengetahui bahwa Rendi direkrut melalui seorang agen untuk bekerja sebagai pengantar logistik bagi militer Rusia.

Keluarga baru menyadari jika pekerjaan tersebut menempatkan korban langsung di pusaran aktivitas militer garis depan setelah menerima laporan kematiannya.

​Ibu korban, Eniyanti (51), menambahkan bahwa putranya telah merantau sejak tahun 2022 dan sempat menetap di Jawa hingga Filipina. Kendati demikian, Rendi tetap rutin menjaga komunikasi dengan keluarga di Natuna.

​Kontak terakhir antara keluarga dan korban terjadi pada 18 September 2026, dua hari sebelum Rendi dinyatakan tewas.

Dalam komunikasi tersebut, Rendi mengabarkan bahwa ia akan dipindahkan ke garis depan dan meminta keluarganya untuk tidak khawatir jika ia sulit dihubungi. (*)

​”Dia bilang, ‘Mak, tak usah risau. Mungkin dalam beberapa waktu ke depan Rendi tak bisa dihubungi karena berada di garis depan medan perang,'” tutur Eniyanti.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!
Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 
Cari Celah Ubah Konstitusi, Trump Ambisi Jadi Presiden 3 Periode!
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Usul Ubah Nama Jadi ‘Selat Trump’
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’

Senin, 21 September 2026 - 10:17 WIB

Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!

Senin, 14 September 2026 - 13:16 WIB

Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut

Berita Terbaru