Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus melalui Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) menyiapkan Cadangan Benih Daerah (CBD) bagi petani yang lahan pertaniannya rusak akibat banjir.
Meski demikian, bantuan benih tersebut belum dapat disalurkan seketika. Pemkab saat ini masih melakukan pendataan dan verifikasi lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan dan luas lahan yang terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pejabat DKPTPH Tanggamus, Naufal, menyatakan bahwa penyaluran bantuan harus melalui sejumlah tahapan administrasi, termasuk penerbitan Surat Keputusan (SK) dari Kepala DKPTPH.
”Penyalurannya berproses, tidak serta-merta langsung diberikan. Saat ini kami masih menunggu laporan dari wilayah-wilayah yang terkena banjir, dan bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan petani terdampak,” kata Naufal.
Berdasarkan laporan sementara, tercatat sekitar 50 hektare lahan pertanian terdampak banjir.
Namun, DKPTPH menegaskan angka tersebut masih dapat berubah seiring berjalannya proses verifikasi data di lapangan. Data final hasil verifikasi inilah yang nantinya akan menjadi acuan resmi penyaluran bantuan benih agar tepat sasaran.
Selain penanggulangan pascabencana melalui bantuan benih, Pemkab Tanggamus juga tengah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa terulang.
Menurut Naufal, salah satu upaya fisik yang dinilai mendesak adalah perbaikan infrastruktur pengairan.
“Untuk solusi jangka panjang, yang paling utama adalah perbaikan talut,” tutupnya. (*)






