TNWK Bangun Command Center Berbasis AI, Pantau Gajah hingga Karhutla secara Real-Time!

- Editor

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Timur – Pengelola Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat sistem pengawasan kawasan konservasi dengan membangun pusat komando (command center) terpadu berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Teknologi canggih ini disiapkan untuk memantau pergerakan gajah sumatra hingga mendeteksi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara real-time.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto menjelaskan, jika ​penerapan teknologi AI ini menjadi tumpuan utama dalam mengawasi kawasan perbatasan TNWK yang membentang sepanjang 167 kilometer.

“Pengembangan sistem command center ini dirancang multifungsi, mulai dari mengenali data biologis satwa, memitigasi potensi perburuan dan pencurian, hingga menganalisis korelasi data satwa guna memetakan jalur jelajah gajah sesuai perubahan musim,” kata Sriyanto

Dalam pengawasan satwa, data visual dari kamera cerdas akan diintegrasikan dengan Sistem Pemosisi Global (GPS).

Melalui sistem ini, petugas dapat memproyeksikan pergerakan gajah, memetakan jalur jelajah atau migrasi berdasarkan perubahan musim, hingga mendeteksi kondisi kesehatan satwa dilindungi tersebut dari jarak jauh.

​Selain fokus pada mitigasi konflik gajah, keberadaan command center ini difungsikan untuk merespons cepat ancaman karhutla dan kejahatan kehutanan.

Pengawasan secara berkala dan terpusat melalui dasbor akan diprioritaskan pada empat titik wilayah yang dinilai paling rawan mengalami kebakaran, yaitu Braja Luhur, Braja Kencana, Karang Anyar, dan Wako.

​Pemanfaatan pemantauan berbasis AI ini juga menjadi langkah taktis TNWK untuk mengatasi maraknya perusakan alat oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pemasangan kamera pengawas (CCTV) 360 derajat kini diterapkan setelah sebelumnya 38 dari 52 kamera jebak (trap camera) yang dipasang di dalam hutan sempat dibakar atau dicuri memori penyimpanannya oleh pembalak liar maupun pemburu.

​Dengan beroperasinya sistem pengawasan terpadu berbasis AI ini, diharapkan kawasan perlindungan TNWK menjadi lebih aman.

Sistem ini diyakini mampu meminimalisasi konflik antara satwa dengan masyarakat sekitar, sekaligus menekan risiko kerusakan ekosistem akibat kebakaran hutan secara lebih cepat dan akurat. (“)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 
Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita
Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai
Polres Lampung Utara Gandeng Denpom Kotabumi Razia Hiburan Malam, Sasar Dua Karaoke!
Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 
Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram
Waspada! Pekan Depan Polres Tanggamus Angkut Motor Knalpot Brong, RX King Kena Ultimatum
Gerebek Besar di Pesawaran: 401 Polisi Datang Bandar Hilang? 6 Pelajar Malah Diamankan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:48 WIB

Orang Tua Batalkan Damai Setelah Lihat Video Utuh, Kasus Bullying Anak di Lambar Berlanjut ke Jalur Hukum! 

Minggu, 8 November 2026 - 11:36 WIB

Patroli Rutin Berbuah Manis, Polisi Ciduk 7 Orang di Tubabar, 125 Ekstasi dan Sabu Disita

Minggu, 8 November 2026 - 07:56 WIB

Gerebek 3 Lokasi di Wonosobo, Polres Tanggamus Sita 58 Paket Sabu dan Ekstasi Barongsai

Minggu, 8 November 2026 - 07:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya! 

Sabtu, 7 November 2026 - 17:41 WIB

Diduga Hendak Transaksi di Parkiran Chandra Teluk, Pria Paruh Baya Diciduk Bawa Ganja 589,97 Gram

Berita Terbaru