Usai Bawa Kabur Uang dan Aset Rp141 Juta, Kepala Toko Alfamart di Way Kanan Diciduk Polisi

- Editor

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Caption : Ist

Hariannarasi.com, Way Kanan – Kepolisian Sektor (Polsek) Baradatu meringkus MRAF (27), Kepala Toko Alfamart Baradatu 2, atas dugaan pencurian dan penggelapan uang serta barang dagangan senilai Rp141,52 juta.

Polisi juga mengamankan satu tersangka lain berinisial R (28) hasil pengembangan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolsek Baradatu AKP Sunaryo, mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona, menjelaskan bahwa aksi pencurian ini terbongkar pada Kamis (3/9/2026).

Saat itu, toko tak kunjung buka hingga pukul 07.40 WIB dan nomor ponsel MRAF sebagai pemegang kunci toko tidak dapat dihubungi.

​”Setelah pukul 08.00 WIB, pelapor bersama pihak manajemen mengambil keputusan untuk membongkar paksa pintu rolling door toko,” ujar AKP Sunaryo.

​Setelah berhasil masuk, pihak manajemen menemukan kondisi toko sudah dibobol. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk mencatat rincian kerugian sebagai berikut:

  • ​Uang hasil penjualan (1-2 September 2026): Rp80,19 juta
  • ​Uang kas toko: Rp2 juta
  • ​Barang dagangan (rokok dan kosmetik): Rp56,83 juta
  • ​Perangkat DVR CCTV: Rp2,5 juta

​Menindaklanjuti laporan korban, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Way Kanan bersama URC Polsek Baradatu dan Gunung Labuhan langsung bergerak.

MRAF berhasil ditangkap tanpa perlawanan di lokasi persembunyiannya di Desa Muara Aman, Lampung Utara, pada Sabtu (5/9/2026) pukul 02.00 WIB.

​Berdasarkan pengakuan MRAF, polisi kemudian memburu rekannya berinisial R (28), warga Kota Bogor yang sebelumnya berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Tersangka R akhirnya diringkus di kawasan Hajimena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, pada Minggu (6/9/2026) sore.

​Selain kedua tersangka, polisi turut menyita barang bukti berupa kunci toko, 18 lembar catatan hasil audit barang, dan surat keputusan karyawan.

Saat ini, MRAF dan R ditahan di Mapolsek Baradatu dan dijerat Pasal 477 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bukit Langkapura ‘Gunung Kucing’ Dibabat Habis, PMII Curiga Ada ‘Permainan’ Izin, Warga Desak Pembangunan Dihentikan!
Konflik Lahan di Tulang Bawang Memanas! Diduga SGC Kerahkan Ratusan Karyawan Gusur Gubuk dan Perkebunan Warga
Polda Lampung dan PWI Siap Bersinergi, Amankan Kick Off HPN dan Porwanas 2027
Ratusan Massa Aliansi Lampung Melawan Desak RDPU di DPRD, Aksi ‘Rapor Merah Prabowo’ Sempat Ricuh! 
Viral! Bangunan Kopdes Merah Putih di Pekon Marga Jaya Lampung Barat, Berdiri di Jalur Trabas Berlumpur
Dari Tak Miliki Izin Kemenag hingga Guru Cabuli Santriawati, Ini Segudang Masalah Sekolah Islam ANAGIBS!
Gunung Api Anak Krakatau Erupsi, Keluarkan Abu Vulkanik, Status Naik Jadi Level III Siaga! 
Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Bercadar di Register 44 Way Kanan, Pria 29 Tahun Asal Mesuji Tewas Mengenaskan!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Bukit Langkapura ‘Gunung Kucing’ Dibabat Habis, PMII Curiga Ada ‘Permainan’ Izin, Warga Desak Pembangunan Dihentikan!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Konflik Lahan di Tulang Bawang Memanas! Diduga SGC Kerahkan Ratusan Karyawan Gusur Gubuk dan Perkebunan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Polda Lampung dan PWI Siap Bersinergi, Amankan Kick Off HPN dan Porwanas 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Ratusan Massa Aliansi Lampung Melawan Desak RDPU di DPRD, Aksi ‘Rapor Merah Prabowo’ Sempat Ricuh! 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Viral! Bangunan Kopdes Merah Putih di Pekon Marga Jaya Lampung Barat, Berdiri di Jalur Trabas Berlumpur

Berita Terbaru