Hari Pertama Nihil, Basarnas Sisir Ulang Jalur 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

- Editor

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pencarian hari pertama terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau belum membuahkan hasil.

Merespons hal tersebut, tim SAR gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten berencana memperluas area pencarian pada Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menyatakan timnya telah melakukan penyisiran hingga ke kawasan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang pada Selasa (8/9/2026).

​”Pada pukul 18.15 WIB tadi tim kami sudah kembali dari lokasi. Hasilnya sampai saat ini masih nihil. Untuk perencanaan besok (Rabu), kita mungkin memperluas area pencarian karena hari ini kita sudah mempelajari rute dari Carita sampai dengan Gunung Anak Krakatau,” jelas Al Amrad.

​Insiden hilangnya rombongan ini berawal saat speedboat yang mengangkut delapan orang tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Lima penumpang teridentifikasi sebagai jurnalis, yaitu M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas). Sementara itu, tiga orang lainnya masih dalam proses pendataan.

​Berdasarkan laporan awal Basarnas, kapal tersebut terakhir kali menjalin komunikasi pada pukul 14.42 WIB saat salah satu penumpang mengirimkan titik lokasi terakhir kepada rekan jurnalis di Lampung. Setelah itu, komunikasi terputus total pada pukul 15.04 WIB.

​Titik koordinat terakhir kapal diduga berada di wilayah Selat Sunda pada posisi 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T.

Titik tersebut berjarak sekitar 9,98 mil laut dari posisi RIB 02 Banten, yang normalnya dapat ditempuh dalam waktu 40 menit. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kondisi para penumpang maupun kapal tersebut. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dihadang ‘Mata Elang’ di Lampung Tengah, Warga Mengaku Dimintai Biaya Penarikan Motor Rp1,5 Juta! 
Hadiri Milad ke-43, Ini Pesan Khusus Bupati Saleh Asnawi untuk Ponpes di Tanggamus!
11.863 Warga Bandar Lampung Sumringah! Pemkot Guyur Bantuan Beras di Lima Kecamatan
Mudus Janji Manis, Pelajar Asal Tanggamus Ditangkap Polisi Usai Setubuhi Pacar di Bawah Umur
Gerebek Rumah di Blambangan Umpu, Polres Way Kanan Ringkus Terduga Pengedar Sabu
Dampak Abu Vulkanik di Tanggamus, 467 Warga Terserang ISPA dan Ratusan Lainnya Mengalami Iritasi
6 Relawan Dapur SPPG Kota Agung Positif Narkoba Usai Tes Urine BNN
Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Lamtim, Pelaku Kabur Tinggalkan Puluhan Kendaraan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 02:17 WIB

Dihadang ‘Mata Elang’ di Lampung Tengah, Warga Mengaku Dimintai Biaya Penarikan Motor Rp1,5 Juta! 

Rabu, 9 September 2026 - 18:32 WIB

Hadiri Milad ke-43, Ini Pesan Khusus Bupati Saleh Asnawi untuk Ponpes di Tanggamus!

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WIB

11.863 Warga Bandar Lampung Sumringah! Pemkot Guyur Bantuan Beras di Lima Kecamatan

Rabu, 9 September 2026 - 15:12 WIB

Gerebek Rumah di Blambangan Umpu, Polres Way Kanan Ringkus Terduga Pengedar Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 15:00 WIB

Dampak Abu Vulkanik di Tanggamus, 467 Warga Terserang ISPA dan Ratusan Lainnya Mengalami Iritasi

Berita Terbaru