Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Dampak hujan abu vulkanik mulai mengganggu kesehatan masyarakat di Kabupaten Tanggamus.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus mencatat sedikitnya 467 warga terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga Selasa (8/9/2026) pukul 17.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Puskesmas Kota Agung saja, terdapat 67 pasien terdampak dari total 161 kunjungan selama 7–8 September.
Rinciannya meliputi 44 kasus ISPA, delapan iritasi kulit, enam keluhan mata, lima diare, dan empat PPOK. Korban terdampak di lokasi tersebut termasuk seorang ibu hamil dan seorang bayi berusia tujuh bulan.
Secara keseluruhan, sebaran dampak abu vulkanik melingkupi tiga kelurahan dan 299 pekon dengan perkiraan 678.021 jiwa terdampak.
Dinkes Tanggamus mencatat total 1.196 pasien telah menerima pelayanan rawat jalan, yang mencakup 467 kasus ISPA, 117 iritasi mata, serta 67 iritasi kulit.
Hingga saat ini, tiga pasien masih menjalani perawatan di puskesmas dan belum ada laporan pasien yang dirujuk ke RSUD Batin Mangunang maupun korban meninggal dunia.
Guna menanggulangi dampak kesehatan tersebut, otoritas kesehatan setempat mengaktifkan 26 puskesmas dan 176 posko, serta mengerahkan 270 tenaga kesehatan lapangan.
Selain itu, sebanyak 75.503 masker telah didistribusikan kepada warga. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas.
Membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak, serta menjaga stamina tubuh guna meminimalkan risiko iritasi dan gangguan pernapasan. (*)






