Waspada Erupsi Susulan Anak Krakatau, Pemprov Lampung Mendadak Batalkan Sekolah Tatap Muka

- Editor

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Wakil Gubernur (Wagub) Lampung, Jihan Nurlela. 

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memutuskan untuk menerapkan kembali Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring bagi seluruh satuan pendidikan pada 9–10 September 2026.

Kebijakan ini diambil menyusul peningkatan durasi erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) serta pergerakan angin yang membawa potensi sebaran abu vulkanik ke wilayah daratan Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers yang didampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan di Ruang Command Center BPBD Provinsi Lampung, Selasa malam (8/9/2026).

Keputusan PJJ ini sekaligus membatalkan rencana penyesuaian pembelajaran tatap muka terbatas yang sempat diwacanakan sebelumnya demi melindungi keselamatan peserta didik.

​Berdasarkan data pemantauan hingga pukul 18.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau bertahan pada Level III (Siaga).

Meski sejak pagi tercatat empat kali erupsi dengan durasi di bawah 20 detik, aktivitas susulan melonjak pada pukul 17.56 WIB dengan durasi mencapai 31 detik dan amplitudo seismogram 54 mm.

​Menanggapi perkembangan tersebut, Pemprov Lampung mempercepat langkah penanganan darurat melalui koordinasi intensif bersama BNPB, BMKG, dan PVMBG.

Langkah yang ditempuh antara lain evaluasi penyiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pendistribusian masker, penyiraman jalur transportasi darat untuk mereduksi debu, serta pengujian sampel abu vulkanik di laboratorium.

​Dalam kesempatan yang sama, Wagub Jihan turut menyampaikan keprihatinan atas insiden hilangnya satu unit speedboat yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal di perairan perbatasan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan aktivitas vulkanik.

​Pemprov Lampung mengingatkan masyarakat untuk mematuhi radius bahaya 3 kilometer dari kawah aktif GAK, menggunakan masker, menutup ventilasi rumah saat terjadi hujan abu, serta tidak mudah terpengaruh hoaks.

Selain itu, masyarakat diajak menggelar doa bersama dan Salat Istisqa pada Kamis (10/9/2026) pukul 09.00 WIB di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bursa Rektor Unila Memanas, 6 Nama Ini Siap Bertarung!
Mahasiswa Baru Diduga Jadi Korban Kekerasan, Pelaksanaan PBAK UIN RIL Banjir Kecaman
Resmi, UIN Raden Intan Lampung Kantongi Izin Buka Prodi Kedokteran
Prof Anna dan Prof Hamzah Mendaftar, Enam Kandidat Siap Bersaing dalam Pemilihan Rektor Unila
Maju Pilrek 2027-2031, Prof. Rudy Resmi Jadi Pendaftar Keempat Calon Rektor Unila
Ratusan Pimpinan Kampus Swasta Kumpul di Lampung, Ada Apa Nih?
Dua Kandidat Resmi Mendaftar Pemilihan Rektor Unila 2027–2031, Panitia Kejar Target Minimal Empat Calon
Siswa SMAN 2 Menggala Diduga Dikeroyok Hingga Patah Tangan, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab Sekolah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

Waspada Erupsi Susulan Anak Krakatau, Pemprov Lampung Mendadak Batalkan Sekolah Tatap Muka

Jumat, 4 September 2026 - 15:51 WIB

Bursa Rektor Unila Memanas, 6 Nama Ini Siap Bertarung!

Jumat, 4 September 2026 - 13:38 WIB

Mahasiswa Baru Diduga Jadi Korban Kekerasan, Pelaksanaan PBAK UIN RIL Banjir Kecaman

Jumat, 4 September 2026 - 11:01 WIB

Resmi, UIN Raden Intan Lampung Kantongi Izin Buka Prodi Kedokteran

Jumat, 4 September 2026 - 10:55 WIB

Prof Anna dan Prof Hamzah Mendaftar, Enam Kandidat Siap Bersaing dalam Pemilihan Rektor Unila

Berita Terbaru