Caption : Ist
Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Bandara Radin Inten II Lampung kembali beroperasi melayani jadwal penerbangan pada Selasa (8/9).
Pembukaan kembali ini dilakukan setelah otoritas bandara memastikan ruang udara telah bersih dan aman dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepastian keamanan ruang udara tersebut didapatkan melalui pemantauan dan pengujian berkala bersama pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.
Berdasarkan uji kertas (paper test) yang dilakukan setiap jam sejak Senin (7/9) malam hingga Selasa pagi, hasilnya dinyatakan negatif atau tidak ditemukan lagi partikel abu vulkanik di area bandara.
General Manager Bandara Radin Inten II, Kiki Eprina Arieanti, menegaskan, operasional bandara baru dibuka kembali setelah kondisi dinilai benar-benar aman untuk standar keselamatan penerbangan.
”Setelah dilakukan pemantauan dan pemeriksaan secara menyeluruh bersama seluruh instansi terkait, Bandara Radin Inten II kembali beroperasi pada hari ini. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan penerbangan berjalan aman, lancar, dan mengutamakan keselamatan,” tegas Kiki, Selasa (8/9).
Selama masa penutupan sementara, pengelola bandara telah melakukan sejumlah langkah mitigasi terpadu. Langkah tersebut meliputi pembersihan sisa abu vulkanik di seluruh fasilitas sisi udara (airside) dan sisi darat (landside).
Di samping penanganan teknis, otoritas bandara juga mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani penumpukan calon penumpang yang jadwal penerbangannya dibatalkan atau tertunda.
Melalui prosedur darurat ini, pihak InJourney Airports mendistribusikan kompensasi langsung berupa makanan ringan, air mineral, dan masker kepada para pengguna jasa yang tertahan di terminal.
”Kami memahami kondisi ini menimbulkan ketidaknyamanan. Melalui SRA, kami berupaya hadir langsung memberikan perhatian dan pelayanan kepada penumpang yang terdampak,” pungkas Kiki. (*)






