Caption : Ist
Hariannarasi.com, Tanggamus – Bangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari di Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, ludes terbakar pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SPPG Purwosari, Yayan Ardianto, mengatakan kebakaran bermula sekitar pukul 01.30 WIB yang diawali dengan suara ledakan dari area dapur.
Saat asisten lapangan dan relawan melakukan pengecekan, api sudah membakar mesin penanak nasi (rice steamer).
Dua koki yang berada di lokasi, Akbar dan Lutfi, dibantu para relawan sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, api merambat terlalu cepat.
Pada pukul 02.15 WIB, seluruh relawan diperintahkan untuk segera meninggalkan area dapur karena kondisi dinilai sudah membahayakan keselamatan.
Api yang melahap bangunan beserta isinya itu baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.30 WIB setelah dibantu oleh warga setempat.
Juru Bicara Yayasan Nusantara Alam Abadi, Yuliar Baro, mengklarifikasi bahwa kebakaran bukan disebabkan oleh kompor, melainkan dari mesin steamer.
“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, dugaan sementara kebakaran berasal dari mesin steamer yang mengalami panas berlebih (overheat) hingga memicu ledakan dan semburan api,” jelas Yuliar.
Kapolsek Limau, Iptu Fridy Romadhana Panca Risky, yang turun langsung ke lokasi memastikan situasi pascakebakaran telah aman dan terkendali.
Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Untuk memastikan penyebab pasti dari insiden kebakaran ini, Polsek Limau masih menunggu hasil olah TKP dan pemeriksaan dari tim Inafis Polres Tanggamus. (*)






