Gempa Dahsyat M 7,7 Luluhlantakkan NTT, 14 Nyawa Melayang!

- Editor

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, NTT – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) dilaporkan telah menelan 14 korban jiwa.

Selain korban meninggal, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya dua korban luka berat dan 11 orang luka ringan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan rincian korban tersebut berdasarkan pemutakhiran data yang dilakukan hingga Sabtu pukul 12.30 WIB.

​”Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan,” ujar Berton di Jakarta.

​Berdasarkan data sementara BNPB, korban meninggal dunia tersebar di tiga kabupaten. Kasus kematian terbanyak tercatat di Kabupaten Manggarai dengan enam korban.

Disusul Kabupaten Manggarai Timur sebanyak lima korban, dan Kabupaten Sikka sebanyak tiga korban.

​Sementara itu, untuk korban luka-luka dilaporkan tersebar di wilayah Kabupaten Sikka, Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur.

​Dampak guncangan tidak hanya menimbulkan korban jiwa. BNPB mencatat sedikitnya lima kepala keluarga terdampak langsung secara material, dan sekitar 2.000 warga kini tengah berada di pengungsian atau melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

​Rangkaian gempa bumi besar melanda wilayah NTT pada Sabtu pagi. Selain gempa M 7,7 di timur laut Mbay Nagekeo, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mencatat terjadinya gempa susulan yang cukup kuat.

Antara lain, M 6,2 di 46 kilometer timur laut Labuan Bajo pada pukul 06.13 WITA. Guncangan kuat ini mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan, termasuk di area fasilitas perhotelan di Manggarai Barat. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun
Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya
Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini
Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong
Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!
Menko Yusril Perintahkan Usut Terbuka Temuan Fasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong
Ombudsman Temukan Miras dan Fasilitas Mewah Napi, Lapas Cibinong Bantah, Tegaskan ‘Fasilitas Apartemen’ adalah Rumdis
Satu Jenazah Rombongan Kapal Jurnalis Ditemukan, Terbawa Arus Hingga ke Bengkulu
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:35 WIB

Pangkas Data Invalid, Ibadah Haji Kini Lebih Cepat, Antrean dari 49 Tahun Jadi 14 Tahun

Minggu, 27 September 2026 - 09:16 WIB

Gunakan Drone Thermal untuk Deteksi Pergerakan, TNI Lumpuhkan Empat Anggota OPM di Intan Jaya

Sabtu, 26 September 2026 - 06:12 WIB

Sempat Kritis Tak Sadarkan Diri, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia Pagi Ini

Jumat, 25 September 2026 - 08:55 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Harvey Moeis, MAKI Endus Dugaan Penghuni ‘Klaster Mewah’ Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 15:20 WIB

Geger Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Lapas Halangi Tim Ombudsman saat Sidak, Sempat Memanas!

Berita Terbaru