Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Nama selebritas Raffi Ahmad kembali menjadi sorotan publik, ia diduga memiliki peran sebagai perantara pesan di balik pengunduran diri mendadak Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 25 Juli 2026 lalu.
Dugaan ini mencuat setelah sebuah unggahan di media sosial, yang merujuk pada laporan yang viral di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim Bocor Alus Tempo, laporan tersebut mengungkap adanya pertemuan antara Raffi Ahmad dengan seorang kepala lembaga negara.
Pertemuan itu disebut-sebut berlangsung di sebuah restoran yang berlokasi di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Raffi diduga membawa pesan yang berisi permintaan agar pejabat bersangkutan segera meletakkan jabatannya atau mengundurkan diri.
Tidak hanya sekadar permintaan mundur, laporan tersebut juga mengindikasikan adanya dugaan tekanan kepada pejabat terkait.
Tekanan itu disebut berupa ancaman pengusutan kasus hukum apabila permintaan pengunduran diri tersebut tidak dipenuhi.
Meskipun laporan Bocor Alus tidak menyebutkan identitas kepala lembaga negara itu secara gamblang, spekulasi publik mengerucut pada sosok Perry Warjiyo.
Hal ini sejalan dengan keputusan Perry yang secara mendadak meletakkan jabatannya sebagai Gubernur BI pada akhir Juli 2026.
Lebih lanjut, mundurnya Perry Warjiyo ini terjadi di tengah isu hukum yang sedang disorot.
Mantan Gubernur BI tersebut belakangan ini kerap dikaitkan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang melibatkan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dan klarifikasi resmi, baik dari pihak Raffi Ahmad maupun Perry Warjiyo, terkait dugaan pertemuan di kawasan Gunawarman tersebut. (*)






