Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Bersatu (ALMAS) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, Kamis (9/7/2026).
Aksi ini menuntut pengusutan transparan terhadap Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terkait dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pengadaan batu bara PLTU periode 2018-2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator ALMAS, Fadil Khoms, mendesak penegak hukum untuk mengusut dugaan keterlibatan Jampidsus secara tegas dan tidak pandang bulu.
Ia menegaskan, proses hukum harus berjalan tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun. “Usut tuntas dugaan keterlibatan Jampidsus Febrie Adriansyah secara transparan dan tanpa intervensi pihak manapun,” tegas Fadil dalam pernyataan sikapnya kepada awak media di lokasi aksi.
Fadil menambahkan, aparat penegak hukum harus segera melakukan pemeriksaan bahkan penahanan jika yang bersangkutan telah memenuhi ketentuan hukum.
Ia meminta agar tidak ada perlakuan istimewa yang diberikan hanya karena jabatan struktural.
Selain mendesak pemeriksaan fisik, massa ALMAS juga menuntut adanya penggeledahan menyeluruh terhadap seluruh aset, kediaman, hingga tempat usaha yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan korupsi tersebut.
Terkait dugaan TPPU, demonstran mendesak agar aliran dana dan kepemilikan aset yang dinilai tidak wajar segera ditelusuri hingga tuntas.
Massa juga meminta penegak hukum untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga ikut terlibat, baik yang berasal dari internal Kejaksaan Agung maupun dari pihak swasta.
Sebagai penutup tuntutannya, ALMAS secara khusus meminta aparat TNI untuk tetap menjaga netralitas dan profesionalitas guna menjunjung tinggi supremasi hukum dalam penanganan kasus ini. (*)






