Rumah Berjarak 20 Meter dan Sempat Tunda 1 Tahun, Calon Siswa Ini Gagal Lagi Masuk SMPN 19 Bandar Lampung Jalur Domisili

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Harapan seorang calon siswa untuk mengenyam pendidikan di SMP Negeri 19 Bandar Lampung pupus.

Meski kediamannya hanya berjarak 20 meter dan terpisah pagar dari gedung sekolah, ia dinyatakan tidak lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jalur domisili pada Rabu (8/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, calon siswa ini sudah menunda pendidikan selama satu tahun demi bisa masuk sekolah negeri.

​Feri, paman dari calon siswa tersebut, menjelaskan bahwa keponakannya sengaja tidak bersekolah tahun lalu akibat gagal lolos di jalur afirmasi.

Tahun ini, pihak keluarga mengandalkan jalur domisili mengingat jarak rumah yang sangat dekat dengan sekolah.

​”Tahun lalu dia daftar jalur afirmasi, tetapi datanya ditolak. Tahun ini daftar lagi lewat jalur domisili, hasilnya tetap tidak diterima,” ungkap Feri.

​Feri menduga akar permasalahan bukan terletak pada keterbatasan kuota 40 persen, melainkan pada proses verifikasi data domisili oleh panitia yang dinilai tidak teliti. Ia mengklaim menemukan kejanggalan dalam data peserta lain yang diloloskan.

​”Ada peserta yang semestinya berjarak sekitar 1,7 kilometer dari sekolah, tetapi setelah diverifikasi justru tercatat sekitar 900 meter. Sementara keponakan saya yang tinggal sekitar 20 meter justru tidak lolos,” jelasnya.

​Atas temuan tersebut, Feri mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung bersama DPRD untuk melakukan verifikasi ulang secara faktual terhadap seluruh data peserta jalur domisili.

Rencananya, keluarga akan kembali mendatangi pihak sekolah pada Senin pekan depan dengan membawa bukti-bukti dokumen untuk meminta evaluasi hasil seleksi.

Orang Tua Lain Tunggu Kepastian

​Kasus serupa tidak hanya dialami oleh keluarga Feri. Heru (39), salah satu orang tua calon siswa, mengeluhkan anaknya gagal diterima di seluruh pilihan sekolah melalui jalur domisili, yakni SMPN 14, SMPN 2, dan SMPN 39 Bandar Lampung. Laman pengumuman SPMB menyatakan bahwa kuota di sekolah-sekolah tersebut telah penuh.

​Heru mengaku telah mengadukan nasib anaknya ke Disdikbud Kota Bandar Lampung dan diminta untuk mengumpulkan data pendaftaran guna pendataan ulang.

​”Katanya akan diusahakan dicarikan sekolah, tapi kepastiannya masih menunggu informasi besok,” ujar Heru.

Ia sangat berharap anaknya tetap bisa diterima di SMP negeri untuk menghindari beban biaya pendidikan yang lebih besar di sekolah swasta. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Anak Gagal Masuk SMPN Meski Jarak Dekat, Sejumlah Orang Tua Geruduk Disdikbud Bandar Lampung
Viral! Ditanya Soal Program MBG, Jawaban Anak-Anak Ini Jadi Sorotan
Atasi Krisis SDM STEM, Forum Alumni Orbit Lanjutkan Misi Pencarian 1000 Habibie Muda
Profesor Elfahmi Resmi Dilantik Sebagai Rektor Itera Periode 2026–2030
Terima Kunjungan UIM, Bupati Tanggamus Siap Fasilitasi Warganya Raih Gelar Sarjana!
Pemprov Lampung Siapkan Program Beasiswa ‘1 Desa 1 Sarjana’ Mulai 2027
Tak Ada Lagi Istilah ‘Titipan’! Disdikbud Tanggamus Gandeng Kepsek Teken Pakta Integritas SPMB Bersih
Wagub Lampung Hadiri Wisuda Perdana UIM Lamsel, Tantang Wisudawan Jadi Patriot Pembangunan!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:04 WIB

Anak Gagal Masuk SMPN Meski Jarak Dekat, Sejumlah Orang Tua Geruduk Disdikbud Bandar Lampung

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:47 WIB

Rumah Berjarak 20 Meter dan Sempat Tunda 1 Tahun, Calon Siswa Ini Gagal Lagi Masuk SMPN 19 Bandar Lampung Jalur Domisili

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:28 WIB

Viral! Ditanya Soal Program MBG, Jawaban Anak-Anak Ini Jadi Sorotan

Senin, 6 Juli 2026 - 06:25 WIB

Atasi Krisis SDM STEM, Forum Alumni Orbit Lanjutkan Misi Pencarian 1000 Habibie Muda

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:41 WIB

Profesor Elfahmi Resmi Dilantik Sebagai Rektor Itera Periode 2026–2030

Berita Terbaru