DPRD Lampung Soroti Temuan BPK di OPD, Keluarkan 17 Rekomendasi Meski Pemprov Raih WTP Ke-12

- Editor

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DPRD Provinsi Lampung menyoroti masih adanya temuan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Merespons temuan tersebut, DPRD mengeluarkan 17 rekomendasi perbaikan tata kelola keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Hal ini disampaikan dalam Rapat Paripurna beragendakan Penyampaian Hasil Kerja Pansus Pembahasan terhadap LHP BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Selasa (7/7).

​Meski Pemprov Lampung berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, DPRD menegaskan bahwa capaian tersebut harus diiringi dengan perbaikan nyata.

​Juru Bicara Pansus LHP BPK DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri, memberikan apresiasi atas opini WTP tersebut.

Namun, ia mengingatkan agar perolehan WTP tidak semata-mata dijadikan tujuan akhir dalam pengelolaan keuangan daerah.

​“Hendaknya WTP ini bukan tujuan utama, tapi salah satu parameter bahwa tata kelola di Provinsi Lampung ini sudah baik. Tetapi kita ingin adanya temuan-temuan di beberapa OPD itu untuk diperbaiki sehingga melengkapi kebaikan tata kelola kita yang dinilai oleh BPK,” tegas Fauzi.

​Menurut Fauzi, 17 rekomendasi umum yang disusun oleh Pansus diharapkan menjadi langkah korektif sekaligus preventif agar permasalahan administratif dan pengelolaan keuangan serupa tidak terulang di masa mendatang.

​Pada rekomendasi pertama, DPRD meminta Pemprov Lampung segera mengevaluasi dan menyempurnakan Peraturan Gubernur terkait Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan tata kelola anggaran agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pengawasan.

​Sementara itu, pada rekomendasi kedua, DPRD mendorong pembentukan Panitia Khusus Pendapatan Daerah.

Pansus ini nantinya akan ditugaskan secara khusus untuk mengkaji optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), pengelolaan aset daerah, reklamasi, hingga sektor pascatambang yang saat ini dinilai belum memberikan hasil maksimal bagi daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bersihkan Jalan dari Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Tanggamus Kerahkan Water Cannon
Viral Umpatan Wartawan Tai, Konten Kreator Makmun Serbaguna Dilaporkan ke Polisi di Tulang Bawang
ASN PPPK Bandar Lampung Ditangkap, Bawa Kabur Mahasiswi Tasikmalaya dan Pakai Data untuk Pinjol
Peras Kepala Desa Rp2,5 Juta, Oknum Wartawan Terjaring OTT Polres Pesawaran
Simpan 11 Klip Sabu, Dua Warga Labuhan Maringgai Diringkus Polisi
25 Jam Mengamuk, Gunung Anak Krakatau Kini Beralih ke Fase Strombolian!
Curi Toyota Rush, Pemuda Lampung Utara Diringkus Saat Hendak Jual Mobil di Bandar Lampung
Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:42 WIB

Bersihkan Jalan dari Debu Vulkanik Anak Krakatau, Polres Tanggamus Kerahkan Water Cannon

Senin, 7 September 2026 - 14:13 WIB

Viral Umpatan Wartawan Tai, Konten Kreator Makmun Serbaguna Dilaporkan ke Polisi di Tulang Bawang

Senin, 7 September 2026 - 12:37 WIB

ASN PPPK Bandar Lampung Ditangkap, Bawa Kabur Mahasiswi Tasikmalaya dan Pakai Data untuk Pinjol

Senin, 7 September 2026 - 10:30 WIB

Simpan 11 Klip Sabu, Dua Warga Labuhan Maringgai Diringkus Polisi

Senin, 7 September 2026 - 10:22 WIB

25 Jam Mengamuk, Gunung Anak Krakatau Kini Beralih ke Fase Strombolian!

Berita Terbaru