Habiskan Uang Setoran untuk Judi Online, Kurir Paket di Way Kanan Rekayasa Kasus Begal

- Editor

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Way Kanan – Kepolisian Resor (Polres) Way Kanan mengungkap kasus laporan palsu tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang melibatkan seorang kurir paket berinisial MA (23), Selasa (26/5/2026). 

Pelapor terbukti merekayasa pembegalan dirinya untuk menutupi uang setoran perusahaan sebesar Rp13.240.000 yang telah dihabiskannya untuk bermain judi online dan menyewa perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasatreskrim Polres Way Kanan, Iptu Riswanto, membenarkan bahwa insiden pembegalan di dekat SMPN 02 Negara Batin, Kampung Karta Jaya, Kecamatan Negara Batin, murni rekayasa pelapor bersama rekannya berinisial AAS (20).

​”Kejadian curas tersebut tidak pernah terjadi dan hanya direkayasa. MA nekat membuat laporan palsu bersama rekannya karena uang setoran paket diduga telah habis digunakan untuk berjudi online dan bermain perempuan,” jelas Iptu Riswanto.

​Sebelumnya, warga sekitar sempat dihebohkan dengan laporan MA ke Polsek Negara Batin. Dalam laporan palsunya, warga Kampung Gisting Jaya itu mengaku dirampok oleh dua orang bersenjata tajam pada Selasa siang sekitar pukul 11.58 WIB.

​MA mengarang cerita bahwa dirinya dipepet oleh dua pria di Jalan BGD, ditendang dari sepeda motor hingga terjatuh, dan diancam menggunakan golok. Ia mengklaim para pelaku kemudian merampas tas selempang miliknya yang berisi uang setoran paket belasan juta rupiah tersebut sebelum melarikan diri.

Kebohongan ini terungkap setelah polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan sejumlah kejanggalan dalam keterangan MA.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan ulang secara intensif terhadap MA dan saksi AAS pada hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, keduanya akhirnya mengakui bahwa peristiwa pembegalan itu hanyalah karangan belaka untuk menghindari tanggung jawab atas hilangnya uang setoran. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?
Bersihkan Abu Vulkanik Krakatau, Polisi Semprot Jalanan Bandar Lampung Pakai Water Cannon
Abu Vulkanik Anak Krakatau Landa 20 Kecamatan di Tanggamus, Sekolah Dialihkan Daring
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 16 Penerbangan di Bandara Radin Inten II Dibatalkan
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Gubernur Lampung Imbau Warga Tenang dan Waspada
Curi Truk di Mesuji, Residivis Lintas Provinsi Diringkus Polisi di OKU Timur
Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Lampung Terapkan Sekolah Daring 7–8 September
Warga Tanggamus Tewas Tertemper Kereta Api di Stasiun Labuhan Ratu Bandar Lampung
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:17 WIB

Laut Surut dan Hiu Merapat ke Daratan, Benarkah Pertanda Bahaya dari Anak Krakatau?

Minggu, 6 September 2026 - 19:20 WIB

Bersihkan Abu Vulkanik Krakatau, Polisi Semprot Jalanan Bandar Lampung Pakai Water Cannon

Minggu, 6 September 2026 - 19:17 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Landa 20 Kecamatan di Tanggamus, Sekolah Dialihkan Daring

Minggu, 6 September 2026 - 19:15 WIB

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 16 Penerbangan di Bandara Radin Inten II Dibatalkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:12 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Gubernur Lampung Imbau Warga Tenang dan Waspada

Berita Terbaru