Hadapi Ancaman Multidimensi, Pemprov Lampung dan Unhan RI Bersinergi

- Editor

Selasa, 19 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman multidimensi. 

Hal tersebut mengemuka dalam pembukaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Strategi Pertahanan Unhan RI di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (19/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, yang hadir mewakili Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan, konsepsi pertahanan negara saat ini telah bergeser dan tidak lagi menjadi ranah eksklusif militer.

​“Pertahanan negara hari ini bukan hanya tanggung jawab TNI, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, hingga generasi muda,” ujar Marindo dalam sambutannya.

​Menurutnya, tema KKDN mengenai strategi pertahanan di wilayah Lampung sangat relevan dengan ancaman global saat ini, yang mencakup kejahatan siber, disinformasi, penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, hingga krisis akibat perubahan iklim.

Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, posisi geografis Lampung sangat strategis dalam distribusi logistik dan mobilitas nasional.

Keberadaan infrastruktur vital seperti Selat Sunda, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Panjang, dan Jalan Tol Trans Sumatera menuntut pengawasan ekstra ketat terhadap distribusi barang ilegal serta peningkatan mitigasi bencana alam seperti gempa bumi dan cuaca ekstrem.

Selain keamanan, ketahanan pangan juga menjadi aspek penting dalam pertahanan negara. Saat ini, Lampung berperan sebagai lumbung pangan nasional, salah satunya dengan menyumbang 70 persen total produksi tapioka di Indonesia.

Pemprov Lampung terus mendorong hilirisasi pertanian dan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Di tempat yang sama, Rektor Unhan RI Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho mengapresiasi dukungan penuh Pemprov Lampung.

Ia menjelaskan, jika kegiatan KKDN ini berlangsung dari tanggal 17 hingga 22 Mei 2026 dan melibatkan 59 mahasiswa program magister.

​Para mahasiswa ditugaskan untuk melakukan riset, pemetaan, dan audiensi terkait potensi pertanian, maritim, ekonomi, serta ketahanan nasional di Lampung.

​“Hasil penelitian mahasiswa selama KKDN diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi penguatan kebijakan pertahanan negara dan pembangunan ketahanan wilayah di Lampung,” kata Anton.

Ia menambahkan, ancaman terhadap negara berkembang semakin kompleks, mencakup kejahatan lintas negara hingga keamanan maritim.

Melalui kolaborasi riset akademik ini, diharapkan lahir kebijakan dan langkah konkret yang mampu meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam merespons berbagai ancaman di masa depan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Muhamadiyah hingga DPR RI Desak Kapolda Jateng Dicopot! Buntut Santriwati Usia 10 Tahun Ditodong Senjata Laras Panjang
Digerebek Jam 3 Pagi dan Ditodong Laras Panjang, 12 Santriwati dan 2 Balita Trauma, Polri Akhirnya Buka Suara
Negara Rugi, Oligarki Untung: Siapa Lindungi Bos Sawit di Singapura Dalang Karhutla?
Utang RI Capai Rp10 Ribu Triliun, Rupiah Tembus 18.124, IHSG Anjlok 5.057, Gejolak Krisis di Depan Mata?
Gibran Siap Buka-bukaan di PTUN, Penggugat Malah Mundur, Sore Harinya MA Putuskan Suket Tidak Sah
BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Ini Jadwal Lengkap Awal Musim Hujan di Indonesia, Cek Prediksi Resmi BMKG di Sini!
Jimly Asshiddiqie: Politisi Berhak Memimpin Meski Tak Punya Ijazah
Terbakar Lebih dari 24 Jam, KMP Batumandi Akhirnya Tenggelam di Perairan Merak
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 23:01 WIB

Dari Muhamadiyah hingga DPR RI Desak Kapolda Jateng Dicopot! Buntut Santriwati Usia 10 Tahun Ditodong Senjata Laras Panjang

Minggu, 1 November 2026 - 18:21 WIB

Digerebek Jam 3 Pagi dan Ditodong Laras Panjang, 12 Santriwati dan 2 Balita Trauma, Polri Akhirnya Buka Suara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Negara Rugi, Oligarki Untung: Siapa Lindungi Bos Sawit di Singapura Dalang Karhutla?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Utang RI Capai Rp10 Ribu Triliun, Rupiah Tembus 18.124, IHSG Anjlok 5.057, Gejolak Krisis di Depan Mata?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Gibran Siap Buka-bukaan di PTUN, Penggugat Malah Mundur, Sore Harinya MA Putuskan Suket Tidak Sah

Berita Terbaru