Caption : Ist
Hariannarasi.com, Sidoarjo – Sebuah video yang memperlihatkan armada truk bertuliskan “Koperasi Desa Merah Putih” mengangkut barang dari gudang distribusi PT Indomarco Prismatama (pengelola jaringan minimarket Indomaret) viral di media sosial.
Kejadian ini memicu perdebatan publik terkait komitmen koperasi tersebut dalam memberdayakan ekonomi desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan penelusuran, video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @Anas_tralala. Meskipun video aslinya saat ini sudah tidak ditemukan di akun tersebut, rekamannya telah menyebar luas ke berbagai platform media sosial lain seperti Instagram dan Facebook.
Dalam tayangan video, terlihat jelas sebuah truk putih dengan tulisan “Koperasi Desa Merah Putih” di bagian bak sedang melakukan aktivitas muat barang di Distribution Center Indomarco yang berlokasi di kawasan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur.
Beredarnya video ini langsung memancing reaksi dari warganet. Publik mempertanyakan misi utama dari Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP).
Netizen menyoroti ironi di mana koperasi yang sebelumnya disebut-sebut akan memperkuat UMKM dan ekonomi desa, justru mengambil pasokan barang dari perusahaan pengelola jaringan ritel modern berskala raksasa.
Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Perdagangan Budi Santoso sempat menyatakan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih ditujukan untuk memperkuat distribusi dan ekonomi di tingkat desa.
Sejalan dengan hal itu, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga pernah menyampaikan bahwa toko kelontong akan dilibatkan sebagai mitra dalam ekosistem Kopdes Merah Putih.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan atau klarifikasi resmi dari pihak Kementerian Koperasi terkait video viral tersebut maupun rincian mekanisme operasional antara Koperasi Desa Merah Putih dengan pihak ritel modern. (*)






