Tekan Inflasi di Daerah, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak di 15 Kabupaten dan Kota!

- Editor

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menggelar Operasi Pasar secara serentak di 15 kabupaten/kota mulai Selasa (12/5/2026). 

Langkah intervensi ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat, menekan angka inflasi, dan menstabilkan harga bahan pokok yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, memastikan pelaksanaan operasi pasar ini akan dipusatkan di 20 titik pasar pantauan utama berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Hal ini disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara virtual di Command Center Dinas Kominfotik Lampung, Senin (11/5/2026).

​Marindo menginstruksikan agar pengendalian harga difokuskan pada komoditas prioritas, khususnya Minyakita dan minyak goreng premium yang sebelumnya sempat langka akibat dialokasikan untuk bantuan pangan.

“Selain itu, intervensi juga dilakukan melalui penyaluran beras SPHP dari Bulog serta pengendalian harga komoditas lain seperti gula pasir, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan daging sapi,” tegas Sekda Lampung.

​Kebijakan cepat tanggap ini merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, yang memimpin Rakor tersebut. Tomsi secara tegas menginstruksikan agar seluruh daerah segera mengendalikan harga bahan pokok yang merangkak naik melebihi patokan HET.

Berdasarkan data yang dipaparkan, urgensi operasi pasar ini terlihat dari Indeks Perkembangan Harga (IPH) bulan Mei, di mana Provinsi Lampung mengalami kenaikan harga sebesar 0,69%.

Bahkan, Kabupaten Lampung Barat masuk dalam 10 besar daerah dengan kenaikan IPH tertinggi secara nasional yang menyentuh angka 3,16%.

Sementara itu, secara nasional Direktur Badan Pusat Statistik (BPS), Sarpono, memaparkan bahwa inflasi Indonesia pada April 2026 secara bulanan (month-to-month) berada di angka 0,13%, dengan inflasi tahun kalender hingga April mencapai 1,06%.

Beberapa komoditas penyumbang inflasi tertinggi tahun kalender ini meliputi emas perhiasan, minyak goreng, beras, tarif angkutan udara, dan tomat.

Melalui gerakan operasi pasar serentak ini, Pemprov Lampung menargetkan harga minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya dapat segera turun kembali di bawah HET sehingga dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Mirza Tutup Festival Syariah Terbesar, Capai Komitmen Pembiayaan Senilai Rp230 M!
Gila! Utang RI Nyaris Rp10.000 Triliun, S&P Beri Peringatan Keras!
Perkuat Ekosistem dan Dorong Pengusaha Lokal, HIPMI dan BRI Bandar Lampung Berkolaborasi!
Waspada Penipuan Digital, BRI Bandar Lampung Imbau Nasabah Kenali Kanal Resmi
Rupiah Tembus Rp17.410/USD, Presiden Prabowo Kumpulkan KSSK Hingga Fuad Bawazier di Istana
Tsunami PHK Hantam Cilegon! Pabrik Baja Patungan RI-Jepang Tutup Permanen
Gila-Gilaan! Transaksi Motor dan Mobil di Lampung Tembus Rp2,5 Triliun, Tanda Makin Tajir?
Cuma Kurangi Sehari, Negara Langsung Hemat Rp50 Triliun dari Program MBG!
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:58 WIB

Tekan Inflasi di Daerah, Pemprov Lampung Gelar Operasi Pasar Serentak di 15 Kabupaten dan Kota!

Senin, 11 Mei 2026 - 04:58 WIB

Gubernur Mirza Tutup Festival Syariah Terbesar, Capai Komitmen Pembiayaan Senilai Rp230 M!

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:17 WIB

Gila! Utang RI Nyaris Rp10.000 Triliun, S&P Beri Peringatan Keras!

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:24 WIB

Perkuat Ekosistem dan Dorong Pengusaha Lokal, HIPMI dan BRI Bandar Lampung Berkolaborasi!

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:19 WIB

Waspada Penipuan Digital, BRI Bandar Lampung Imbau Nasabah Kenali Kanal Resmi

Berita Terbaru