Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung merotasi enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, yang mewakili Gubernur Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur setempat, Senin (4/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perombakan struktur pejabat ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yakni SK Nomor 800.1.3.3/1428/VI.04/2026 dan SK Nomor 800.1.3.3/1446/VI.04/2026.
Adapun keenam pejabat yang dilantik adalah:
- Ir. Bani Ispriyanto, M.M. sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.
- Ir. Liza Derni, M.M. sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Lampung.
- Mirza Irawan Dwi Atmaja, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung.
- Desti Arisandi, S.P., M.M. sebagai Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.
- Ir. Toni Ferdinand Syah, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung.
- Asrul Tristianto, S.T., M.T. sebagai Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.
Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan oleh Sekdaprov Marindo, disebutkan bahwa rotasi jabatan ini merupakan bagian dari manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terukur dan akuntabel.
Tujuannya adalah memastikan setiap posisi strategis diisi oleh figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan untuk menjawab tantangan pembangunan daerah.
”Saya mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu dapat dievaluasi. Oleh karena itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, penuh loyalitas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tegas Marindo mengutip pesan Gubernur.
Di akhir prosesi, Marindo berharap pelantikan ini tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan momentum bagi para pejabat untuk memperkuat komitmen membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdampak demi mewujudkan Lampung yang maju serta berdaya saing. (*)






