9 Jemaah Haji Wafat dan 8.575 Rawat Jalan, Didominasi Gangguan Jantung dan Pernapasan

- Editor

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat sebanyak sembilan jemaah haji Indonesia meninggal dunia hingga hari ke-14 pelaksanaan ibadah haji 2026. Angka ini bertambah setelah dua jemaah dilaporkan wafat di Madinah pada Minggu (3/5/2026). 

​Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa penyebab utama wafatnya para jemaah didominasi oleh penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) serta gangguan pernapasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam keterangan resminya pada Senin (4/5/2026), Maria menyampaikan rasa duka cita mendalam dari kementerian sekaligus memastikan bahwa seluruh hak jemaah yang wafat akan dijamin oleh pemerintah.

​”Kami memastikan seluruh hak jemaah yang wafat tersebut akan dipenuhi, termasuk pelaksanaan badal haji,” tegas Maria.

Lebih lanjut, Maria juga memaparkan data terkini terkait kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci. Sebanyak 8.575 jemaah dilaporkan telah menjalani rawat jalan.

Untuk penanganan medis tingkat lanjut, 130 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), sementara 172 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Dari jumlah rujukan RSAS tersebut, 58 jemaah hingga kini masih menjalani perawatan.

​Pemerintah memastikan pengawasan dan penanganan medis jemaah terus berjalan maksimal. “Kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau dan mendapatkan penanganan optimal melalui layanan kesehatan di kloter, sektor, dan fasilitas rujukan,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran ibadah, Kemenhaj juga telah menyiagakan layanan kursi roda atau jasa dorong. Fasilitas ini disediakan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan haji yang ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, serta jemaah yang memiliki keterbatasan mobilitas. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!
Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI
Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja
Demo Mahasiswa Sulut Berujung Ricuh, Pagar DPRD Roboh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Ratusan Mahasiswa BEM Unair dan BEM SI Jatim Gelar Demonstrasi, Tuntut Hentikan MBG dan KDMP!
Sempat Ditolak Pemerintah RI, Karya Anak Bangsa Ini Ditawar Triliunan Rupiah Oleh UEA dan Arab
Efek Domino Program MBG, Fasilitas Kampus Anjlok, UKT Meroket 50 Persen!
Rupiah Melemah, Harga Kebutuhan Meroket, Kebijakan Amburadul! 1.500 Mahasiswa Turun ke Jalan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:52 WIB

Masyarakat Kerap Gelap-gelapan, Harta Bos PLN Malah Meroket dari Rp30 M Jadi Rp110 Miliar!

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:59 WIB

Ratusan Mahasiswa Trisakti Gelar Aksi “Tritura” di Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:48 WIB

Viral, Aksi Emak-emak dari Aliansi Perempuan Indonesia, Tuntut Hentikan MBG dan Buka Lapangan Kerja

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:52 WIB

Demo Mahasiswa Sulut Berujung Ricuh, Pagar DPRD Roboh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:27 WIB

Ratusan Mahasiswa BEM Unair dan BEM SI Jatim Gelar Demonstrasi, Tuntut Hentikan MBG dan KDMP!

Berita Terbaru