Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Daya beli masyarakat Provinsi Lampung menunjukkan tren positif pada triwulan I tahun 2026. Perbaikan kondisi ekonomi ini ditandai dengan melonjaknya angka penjualan kendaraan bermotor baru yang tumbuh sebesar 21 persen.
Berdasarkan data terbaru, volume penjualan kendaraan bermotor di Lampung pada awal tahun 2026 mencapai 39.817 unit. Angka ini mengalami kenaikan sebanyak 6.959 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang tercatat sebanyak 32.858 unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peningkatan jumlah unit yang terjual sejalan dengan tingginya nilai transaksi di pasar otomotif daerah. Total nilai transaksi kendaraan bermotor baru diperkirakan menembus angka Rp2,5 triliun.
Dari total tersebut, transaksi kendaraan roda empat mendominasi sebesar Rp1,49 triliun, sementara kendaraan roda dua menyumbang transaksi sebesar Rp1,03 triliun.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Saipul, menyatakan bahwa lonjakan angka penjualan ini merupakan indikator kuat pulihnya perekonomian warga.
“Pembelian kendaraan menunjukkan meningkatnya kemampuan finansial dan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi daerah,” ujar Saipul.
Tren positif pada sektor otomotif ini juga dipastikan memberikan efek ganda (multiplier effect).
Peningkatan penjualan kendaraan baru secara langsung akan berdampak pada naiknya kinerja sektor pembiayaan (leasing), asuransi, serta mendongkrak penerimaan pajak daerah yang akan masuk ke kas Pemerintah Provinsi Lampung. (*)






