Inflasi Tanggamus Turun Signifikan, Daging Sapi dan Minyak Goreng Masih Picu Kenaikan Harga

- Editor

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Angka inflasi di Kabupaten Tanggamus dilaporkan mengalami penurunan signifikan. Pada rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah, Senin (27/4/2026), Indeks Perkembangan Harga (IPH) tercatat turun sebesar 0,74 poin, dari sebelumnya 1,24 menjadi 0,50. 

Meski indeks kemahalan harga berhasil ditekan secara umum, Asisten II Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya, menyatakan masih terdapat sejumlah komoditas yang memicu kenaikan harga di pasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​“Penyumbang kenaikan harga kita masih didominasi oleh daging sapi, ayam ras, dan minyak goreng. Untuk minyak goreng ini memang sudah menjadi kelangkaan secara nasional,” ujar Hendra.

​Sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus telah melaporkan kondisi kelangkaan minyak goreng ke pemerintah pusat. Selain itu, Pemkab juga telah mengajukan kerja sama dengan Bulog dan menggelar operasi pasar.

​“Minggu kemarin (kami) telah melaksanakan operasi pasar di empat lokasi, yakni Pasar Gisting, Talang Padang, Kotaagung, dan Wonosobo,” tambah Hendra.

Di luar komoditas penyumbang inflasi, sejumlah bahan pokok lain justru menunjukkan tren harga yang stabil dan menurun.

Berdasarkan data rakor, harga telur ayam ras turun menjadi Rp27.750/kg, daging ayam Rp28.750/kg, dan beras medium terpantau stabil di angka Rp13.125/kg.

Neraca pangan Tanggamus secara umum juga dipastikan masih dalam kondisi surplus untuk komoditas utama seperti beras, daging ayam, dan gula pasir.

Ke depan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Tanggamus menegaskan akan terus memperkuat langkah pengendalian.

Upaya ini mencakup operasi pasar berkelanjutan, gerakan pangan murah, dan pemantauan harga berkala untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Liput Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Pilih Jalan Damai, Keluarga Pemilik Akun TikTok @puspitadew_ Sepakat Cabut Tuntutan Hukum
Demi Biayai Pesta Pernikahan, Seorang ART Asal Lampung Curi Emas Rp1 Miliar Milik Majikan
Baru Bayar Dua Kali Cicilan, Malah Nekat Jual Truk Kreditan, Pria di Pringsewu Ini Diciduk Polisi di Bengkel
Sempat Ditutup Akibat Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Kembali Beroperasi Normal
Pria di Lampung Utara Tewas Ditusuk Teman Sendiri, Pelaku Terancam Pasal Pembunuhan Berencana
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Selasa Pagi, Terekam Seismograf Selama 15 Detik! 
Mulutmu Harimaumu: Usai Hina Profesi Pers, Makmun Serbaguna Dipolisikan Atas Dugaan Ujaran Kebencian dan Pencurian
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:37 WIB

Liput Anak Krakatau, 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Selasa, 8 September 2026 - 13:22 WIB

Pilih Jalan Damai, Keluarga Pemilik Akun TikTok @puspitadew_ Sepakat Cabut Tuntutan Hukum

Selasa, 8 September 2026 - 13:07 WIB

Demi Biayai Pesta Pernikahan, Seorang ART Asal Lampung Curi Emas Rp1 Miliar Milik Majikan

Selasa, 8 September 2026 - 12:01 WIB

Baru Bayar Dua Kali Cicilan, Malah Nekat Jual Truk Kreditan, Pria di Pringsewu Ini Diciduk Polisi di Bengkel

Selasa, 8 September 2026 - 06:19 WIB

Sempat Ditutup Akibat Anak Krakatau, Bandara Radin Inten II Kembali Beroperasi Normal

Berita Terbaru