Rangkul Unila Kembangkan Lobster, Pemprov Lampung Dalami Ilmu Budidaya

- Editor

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Gubernur Lampung Arinal Junaidi Buka Acara FGD di Novotel, Bandar Lampung.

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi buka Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Strategi Pengembangan Lobster Menuju Lampung Sentra Lobster” bertempat di Ballroom Novotel.

Gubernur Lampung menyebutkan bahwa
Budidaya lobster, saat ini masih belum cukup bisa berkembang di Provinsi Lampung, masih membutuhkan lebih banyak riset dan inovasi. Juga butuhnya teknologi dan ilmu pengetahuan yang bisa diterapkan, untuk mengoptimalkan budidaya lobster di Lampung.

“Karena saya yakin, kalau kita bisa menguasai teknologi dan ilmu budidaya lobster ini, maka komoditas laut yang banyak di-ekspor ini, akan menjadi salah satu sektor pendorong penting pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung menyambut baik dan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan FGD ini.

“Saya menyambut baik forum pada hari ini. Kepada para peneliti, akademisi, dan praktisi perikanan, saya mengajak untuk bersama-sama, kita kembangkan lobster ini, sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor dari Provinsi Lampung,” ucapnya.

Oleh karena itu, pengembangan lobster dan sumber daya kelautan lainnya sangat penting, karena Provinsi Lampung memiliki panjang garis pantai mencapai 1.345,20 kilo meter, sehingga berpeluang untuk dikembangkan dan memberikan manfaat untuk masyarakat.

Menurut Gubernur, selain pemanfaatan untuk kemakmuran rakyat, yang juga harus diperhatikan adalah kelestariannya.

“Kita tidak boleh mengeksploitasi, dengan cara yang merusak alam. Merusak laut kita itu tidak boleh. Dengan mengenal konsep Ekonomi Biru, hal bagus bisa dikembangkan, dalam pendekatan untuk memanfaatkan sumber daya laut kita, secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, mengatakan dalam pengelolaan sumber daya lobster berkelanjutan disarankan untuk menjaga ekosistem perairan laut yang menjadi habitat seluruh siklus hidup lobster tetap sehat, terhindar dari pencemaran dan jenis-jenis perusakan lingkungan lainnya.

“Restocking dan pengembangan budidaya lobster secara berkelanjutan, ekspor BBL secara berkelanjutan juga diperlukan. Ekspor BBL secara ketat, terkendali serta terbatas perlu diperhatikan, adapula pengembangan ekosistem ISCMS (Integrated Supply Chain Management System) Provinsi Lampung sangat diperlukan,” jelasnya.

Prof. Rokhmin juga memberikan penjelasan bahwa 2 jenis lobster (Mutiara dan Pasir) bisa ditangkap dan diekspor untuk budidaya berkelanjutan.

“Di Provinsi Lampung ada beberapa daerah yang bisa menjadi tempat budidaya dan ekspor BBL, diantaranya Pesisir Barat dan Tanggamus,” ujarnya. (red)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Antisipasi Puncak Kemarau dan Gagal Panen, BPBD Lampung Siapkan Hujan Buatan
4 Dapur MBG di Lampung Ditutup Permanen, 11 Lainnya Disuspensi Imbas Dugaan Keracunan dan Standar Fasilitas
Terekam CCTV! Komplotan Emak-emak Gasak Emas Rp60 Juta di Pasar Cimeng Bandar Lampung
RSUD Bob Bazar Simpan Dua Jenazah Pria Tanpa Identitas, Imbau Masyarakat Segera Melapor
Pasien Meninggal Usai Tunggu Rontgen 6 Hari, Bobroknya Tata Kelola RSUD Batin Mangunang 
Viral Kabar Lansia Dibuang Anak, Sang Putri Beri Klarifikasi: Bapak Demensia dan Sering Kabur
Modus Open BO dan Polisi Gadungan, Polres Lamtim Ringkus 8 Pelaku Pemerasan
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Ganja Jaringan Medan-Bali, Dua Tersangka Diringkus
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Antisipasi Puncak Kemarau dan Gagal Panen, BPBD Lampung Siapkan Hujan Buatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:54 WIB

4 Dapur MBG di Lampung Ditutup Permanen, 11 Lainnya Disuspensi Imbas Dugaan Keracunan dan Standar Fasilitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:22 WIB

Terekam CCTV! Komplotan Emak-emak Gasak Emas Rp60 Juta di Pasar Cimeng Bandar Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:08 WIB

RSUD Bob Bazar Simpan Dua Jenazah Pria Tanpa Identitas, Imbau Masyarakat Segera Melapor

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pasien Meninggal Usai Tunggu Rontgen 6 Hari, Bobroknya Tata Kelola RSUD Batin Mangunang 

Berita Terbaru