Caption : Sekretaris Kabinet (Seskab) Kabinet Merah Putih, Teddy Indra Wijaya.
Hariannarasi.com, Jakarta – Harta kekayaan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp4,7 miliar menjadi total Rp20.116.632.669.
Data ini merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periodik 2025 yang diserahkan pada 30 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada pelaporan periodik 2024 sebelumnya, anggota TNI berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) tersebut tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp15.380.000.000.
Komponen terbesar dari harta Teddy berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp9 miliar. Teddy melaporkan kepemilikan lima bidang tanah yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia.
Dua di antaranya berlokasi di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yakni tanah seluas 578 meter persegi dengan bangunan 90 meter persegi senilai Rp650 juta, serta sebidang tanah seluas 3.560 meter persegi senilai Rp1,5 miliar.
Selain properti, sumber kekayaan terbesar kedua Seskab Teddy berasal dari kepemilikan harta bergerak lainnya yang ditaksir bernilai Rp7,7 miliar.
Sementara itu, dalam kapasitasnya di pemerintahan, Teddy baru-baru ini memberikan keterangan terkait sumber pendanaan program Pasar Murah.
Saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (28/3/2026), Teddy tidak memberikan rincian teknis mengenai asal alokasi anggaran tersebut.
Meski demikian, ia memastikan bahwa kebutuhan pembiayaan untuk program tersebut telah dihitung secara matang oleh pemerintah. “Pokoknya ada,” ujar Teddy singkat saat dimintai keterangan mengenai sumber dana program Pasar Murah. (*)






