IMF Minta Maaf Ke Indonesia, Lah Kok Bisa?

- Editor

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – International Monetary Found (IMF) atau Lembaga Dana/ Keuangan Moneter Internasional sempat menentang kebijakan hilirisasi Sumber Daya Mineral (SDM) yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

Penentangan ini lantaran Pemerintah Jokowi melarang ekspor pada produk mentah dari SDM atau komoditas mentah dan turunannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak IMF dengan secara langsung menyampaikan permintaan maaf karena salah interpretasi dalam menafsirkan program hilirisasi pemerintah.

Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan, bahwa pihak IMF telah meminta maaf kepada pemerintah usai mengkritik kebijakan ini.

“Saya akan beri contoh, seperti IMF, dia sempat lontarkan penolakan, tapi sekarang sudah minta maaf, ada kekeliruan pada interpretasi media,” kata Bahlil.

Sebelumnya, beberapa pekan lalu IMF secara tia-tiba mengeluarkan pernyataan bahwa Indonesia perlu mempertimbangkan penghapusan secara bertahap kebijakan larangan ekspor nikel dan tidak memperluasnya untuk komoditas lain.

Bahlil pun merespon pernyataan itu, bahwa pihak yang tidak suka hilirisasi adalah kesatu, yang membiarkan Indonesia diserbu barang impor, ini akan menyebabkan Indonesia jauh dari kemandirian, baik energi, pangan dan hal fundamental lainnya.

Kedua, pihak yang suka ekspor bahan mentah dan ketiga pihak asing yang ingin mendapatkan bahan baku dari Indonesia dengan murah tanpa harus investasi dan membangun industri di dalam negeri. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol
IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI
Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera
KUR BRI 2026: Ini Syarat, Bunga, dan Rincian Cicilan Bulanannya!
Kadin Lampung Duga Ada Salah Kelola BBM, Antrean Truk 24 Jam Ancam Sektor Ekspor-Impor
Didukung Modal BRI, Pengusaha Marning di Bengkulu Selatan Sukses Beli Kebun Sawit
Tembus 828 Ribu Investor, Milenial dan Gen Z Dominasi Pasar Modal Lampung
Mendunia! Sistem QRIS Indonesia Raih Penghargaan ’50-in-5 Awards’ dari New York
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Tancap Gas! Pemprov Lampung Kebut Kawasan Industri Raksasa Katibung, dari Kilang Minyak hingga Pabrik Bioetanol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

IHSG Anjlok 8 Persen! Pimpinan DPR, Danantara, OJK dan Kapolri Datangi BEI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Ekonomi Lampung Triwulan II 2026 Tumbuh di Atas 5 Persen, Tertinggi Kedua se Sumatera

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:20 WIB

KUR BRI 2026: Ini Syarat, Bunga, dan Rincian Cicilan Bulanannya!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:08 WIB

Kadin Lampung Duga Ada Salah Kelola BBM, Antrean Truk 24 Jam Ancam Sektor Ekspor-Impor

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Polisi Gerebek Tempat Persiapan Tawuran di Sukarame, 9 Remaja Diciduk!

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:23 WIB